NEWSWANTARA – Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia dengan total 209 Juta Jiwa, Indonesia menjadi negara muslim terbesar di dunia setelah Pakistan. Meskipun jauh dari negara asal agama Islam, namun penduduk yang menganut agama Islam di Indonesia sangatlah besar, yaitu sekitar 12,7 persen dari total Muslim dunia.

Keberadaan kaum muslim di Indonesia juga tidak lepas dengan kebutuhan umat muslim itu sendiri. Fashion Busana Muslim salah satunya yang menjadi kebutuhan mendasar sebagai kebutuhan pakaian umat muslim untuk menutup auratnya. Kebutuhan fashion yang saat ini menduduki ranking dua setelah industri kuliner pada industri kreatif.

Baca Juga: Tren Fashion Jilbab Sebagai Sebuah Komoditi Bisnis

Fashion merupakan salah satu industri kreatif yang dapat dikembangkan menjadi sektor unggulan Indonesia. Kementerian Perindustrian terus mendorong pengembangan di sektor industri fashion, terutama busana muslim. Salah satunya adalah melalui dukungan pelaksanaan Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF).

Adanya even semacam ini diharapkan dapat mewujudkan target Indonesia menjadi basis atau kiblat fashion dunia pada 2020 dapat tercapai. Terlebih lagi, Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-15 di dunia dan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Pertumbuhan jumlah muslimah berhijab di Indonesia sekarang ini menunjukan tren positif. Hal ini akan beriringan dengan permintaan kebutuhan kaum muslim yang kian meningkat. Hijab di Indonesia mengalami tren positif dikarenakan kebutuhan hijab di era sekarang telah menjadi lifestyle.

Data Bank Dunia menunjukkan bahwa kelas menengah Indonesia terus tumbuh, dari nol persen penduduk pada tahun 1999 menjadi 6,5 persen pada 2011 atau setara dengan lebih dari 130 juta orang. Pada tahun 2030, jumlah kelas menengah diperkirakan akan melesat menjadi 141 juta orang.

(Carolus Agus Waluyo)
(Carolus Agus Waluyo)

Jika pada tahun 2020 penduduk muslim Indonesia berjumlah 80%, maka kelas menengah muslim mencapai 68 juta. Jika setengahnya adalah perempuan, maka ada 34 juta potensi pasar akan terbuka lebar. Jika diasumsikan yang memakai hijab mencapai 50%, maka ada 17 juta potensi pasar yang dapat dioptimalkan.

Pengembangan industri fashion busana muslim merupakan bagian dari upaya pemajuan ekonomi kreatif. Pemajuan ekonomi kreatif sendiri memiliki keunggulan jangka panjang karena berbasiskan sumber daya yang tidak pernah habis dan senantiasa terbarukan yaitu kreativfitas dari anak bangsa.

Pengembangan industri fashion juga merupakan akses penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Daya saing dan produktivitas industri fashion selain ditentukan kreasi dan corak yang beragam, juga ditentukan oleh penggunaan bahan bermutu dan ramah lingkungan yang menuntut inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pengembangan industri fashion diupayakan dapat memfasilitasi perluasan kegiatan wirausaha baru serta lapangan kerja yang makin luas dan berkualitas sekaligus memberikan dampak positif pada sistem perekonomian.

Berikan Komentar Anda

avatar