Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Ilustrasi. [Foto: Istimewa]

NEWSWANTARA – Kondisi perekonomian global yang diperkirakan cenderung melambat beberapa tahun ke depan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia termasuk salah satu di dalamnya yang akan terkena imbas dari perlambatan ekonomi dunia, di mana dampak tersebut akan mulai dirasakan pada 2019 mendatang. Sementara, melalui asumsi makro dalam RAPBN 2019, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 5,4%.

Dua negara besar yang menjadi acuan, yakni Amerika Serikat dan China akan mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi beberapa tahun mendatang. Salah satu penyebabnya dikarenakan perang dagang yang digeluti keduanya secara tidak langsung menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi mereka. Pertumbuhan global akan flat hingga 2023, di mana China terus melambat. Meskipun AS tetap tumbuh baik dibanding tahun lalu, cenderung sudah melambat.

Baca Juga:

Sementara itu, Bank Pembangunan Asia Atau Asian Development Bank (ADB) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara tahunan di 2018 dan 2019 sebesar 5,2% atau naik dari tahun 2017 sebesar 5,1%, hal itu dinyatakan dalam publikasi ekonomi Asian Development Outlook (ADO).

Meskipun tertekan lingkungan global, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih solid dengan prospek pertumbuhan yang cukup baik dan inflasi yang masih terkendali.

Asian Development Bank juga menilai posisi fiskal Indonesia terkelola dengan baik dan mengapresiasi sejumlah langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas dan memitigasi tekanan eksternal.

Asian Development Bank memproyeksi konsumsi rumah tangga tumbuh stabil dibarengi dengan pertumbuhan lapangan kerja dan konsumsi pada momentum pemilihan presiden.

Asian Development Bank memprediksi untuk angka inflasi Indonesia pada tahun 2018 sebesar 3,4% dan 3,5% pada tahun 2019. Sementara itu dengan penguatan investasi dan pertumbuhan ekonomi defisit neraca transaksi berjalan pada 2019 akan berada di level 2,6% terhadap PDB, sementara utang pemerintah berada di rasio 30% terhadap PDB.

Berikan Komentar Anda

avatar