Komodo
Komodo, dinosaurus yang masih tersisa hingga saat ini [Nationalgeographic]

NEWSWANTARA – Indonesia patut bangga karena memiliki komodo yang merupakan dinosaurus yang masih tersisa hingga saat ini. Banyak yang penasaran mengenai asal usul dari komodo, sehingga tidak sedikit para ahli yang melakukan penelitian mengenai kadal raksasa ini. Sebuah fakta mengejutkan terungkap, ternyata komodo bukan hewan asli Indonesia.

Sebuah penelitian yang dipimpin Scott Hocknull dari Museum Queensland dengan ahli palaeontologi dan arkeologi dari Indonesia, Malaysia dan Australia membuktikan bahwa tulang komodo identik dengan 3 fosil hewan yang ditemukan di Queensland. Hasil temuan ini dimuat dalam jurnal ilmiah PloS ONE. Dalam jurnal ilmiah tesebut, Hocknull mengatakan bahwa Australia sebagai asal hewan unik di dunia ini.

Para Ilmuan berspekulasi bahwa Komodo bukan hewan asli indonesia. Asal usul komodo adalah biwak primitif ( Varanus sp.) yang diperkirakan berasal dari Benua Afrika lalu bermigrasi ke Australia sekitar 40 juta tahun yang lalu. Kemudian terjadi tumbukan antara lempengan Sahul (Australia-Papua) dengan lempengan Indo-Malaya pada 15 juta tahun yang lalu. Tumbukan inilah yang menyebabkan munculnya kepulauan Indonesia dan membuat komodo Australia menyebar sampai pulau Timor.

Pada zaman Es, terjadi penurunan permukaan laut secara drastis sehingga tercipta daratan yang menghubungkan antar pulau di Nusa Tenggara termasuk Flores dan sekitarnya, sehinga memungkinkan kadal raksasa ini untuk melakukan ekspansi dan menyebar di hampir seluruh kepulauan Nusa tenggara.

Pada masa ini, komodo merupakan predator darat terbesar di kepulauan Nusa tenggara. Ia hidup berdampingan dengan burung raksasa, gajah kerdil, kura-kura purba dan manusia kerdil Homo floresiensis.

Baca Juga

Ketika zaman es berakhir, permukaan laut kembali naik dan kepulauan di Indonesia kembali terpisah, sehingga komodo dan binatang lainnya yang berada di Nusa Tenggara terisolasi dari benua Australia. Komodo dan spesies biawak raksasa yang lebih besar di Australia mengalami kepunahan sekitar 40.000 Tahun yang lalu.

Sebagian besar para ahli mengatakan bahwa penyebab kepunahan massal di Australia akibat dari perubahan iklim pada akhir jaman es. Selain itu pada masa tersebut manusia dari bangsa Melanesia telah tiba di daratan Sahul (Australia-Papua). Mereka membuka lahan dan membakar hutan sehingga populasi binatang besar menurun secara drastis.

Komodo menjadi satu satunya predator utama di Kepulauan Nusa tenggara sejak punahnya binatang-binatang besar lainnya secara massal akibat letusan gunung berapi sekitar 10.000 tahun yang lalu. Dari erupsi vulkanik tersebut hanya komodo yang mampu bertahan hidup.

Uniknya, komodo mampu berkembang dengan baik di Pulau Flores dan pulau komodo di Nusa Tenggara sehingga ia mampu bertahan dari kepunahan sejak jutaan tahun lalu hingga saat ini. Hal ini membuktikan bahwa komodo mampu beradaptasi dengan baik dan dapat menyesuaikan dengan keadaan alam serta manusia modern.

Dari penjelasan jurnal ilmiah PloS ONE, dapat kita simpulkan bahwa komodo bukan hewan asli Indonesia, hewan ini merupakan pendatang dari Australia. Akan tetapi hanya di Indonesia lah hewan ini mampu bertahan hidup sehingga komodo bisa dikatakan hewan endemik disini.

Meskipun keberadaannya terancam punah karena adanya eksploitasi alam maupun perburuan oleh manusia modern yang masih sering terjadi, namun populasinya masih bisa dikatakan relatif stabil. Untuk itu kita wajib ikut dalam menjaga kelestariannya dan bersyukur karena masih bisa menyaksikan makhluk purba yang melegenda ini.

Berikan Komentar Anda

avatar