Pict : setkab.go.id

NEWSWANTARA – Tanjung Kelayang Belitung merupakan satu diantara 10 Top Destinasi yang wajib di kunjungi di Indonesia. Pantai Tanjung Kelayang terletak di Desa Keciput kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung, kurang lebih 27 km dari pusat kota Tanjungpandan.

Jika ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat maka akan memakan waktu sekitar 30-40 menit. Nuansa pantai yang cukup menakjubkan membuat para wisatawan merasa betah berlama-lama berada di Kawasan wisata Tanjung kelayang.

Pasir putih yang dipadukan dengan jajaran batu granit menjadi alasan untuk berlama-lama di pantai ini. Batu granit dengan ciri khas ditambah dengan air laut yang cukup tenang dan jernih memungkinkan wisatawan untuk sekedar bermain-main di pantai dengan tenang.

Bagi masyarakat setempat, Tanjung Kelayang sudah dikenal sebagai tempat rekreasi sejak dulu. Bentuk batu yang menyerupai kepala seekor burung menjadikan nama tempat ini sebagai Tanjung Kelayang. Dimana Kelayang adalah nama salah satu jenis burung.

Penduduk sekitar menamakan batu yang berbentuk seperti kepala burung dengan nama yang lebih istimewa yaitu Batu Garuda. Ekosistem yang masih terawat mampu untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke pantai Tanjung Kelayang.

Dari tahun ke tahun, pantai Tanjung Kelayang berkontribusi cukup signifikan untuk pemasukan pemda setempat. Jumlah kunjungan wisatawan yang besar serta keindahan yang terawat mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Tanjung Kelayang adalah semenanjung yang menjorok ke arah Utara. Dengan pulau granit kelayang terletak sebelah Timur, Tanjung Kelayang adalah pantai berpasir putih kurang lebih 4 km sampai ke Tanjung Tinggi. Pantai sebelah Timur adalah pintu masuk Tanjung Kelayang, di sini hanya ada pasir putih, tidak ada granit di pantai.

Dari sana pengunjung biasanya berjalan sepanjang pantai kurang lebih 300m ke arah Utara, dimana bisa ditemukan bebatuan granit, tersebar sepanjang ujung semenanjung dan juga di permukaan laut. Salah satunya yang berbentuk seperti burung kelayang tadi.

Pemandangan unik dari pantai sisi Barat adalah 3 pulau kecil, kurang lebih 700m dari bibir pantai. Terdapat Pulau Batu layar, Pulau kepayang, dan Pulau Lengkuas. Untuk menjangkau pulau tersebut, wisatawan harus menyeberangi laut dengan waktu tempuh kurang lebih 20-30 menit. Sebagai alat transportasi sudah tersedia perahu tradisional nelayan setempat yang bisa di sewa.

Di Belitung sendiri, Tanjung Kelayang belum dikelola secara khusus dan berjalan secara alami seakan seperti auto pilot. Kedepannya, Tanjung Kelayang bisa bercermin dari Phuket, Thailand yang ditangani oleh Regency Government, dan Langkawi oleh badan yang dinamakan Langkawi Development Authority (LADA).

Terwujudnya harapan ini tentu membutuhkan dukungan dari semua aspek yang terkait. Mencoba belajar dari apa yang dilakukan Thailand dan Malaysia, pantai Tanjung Kelayang diharapkan kedepannya akan menjadi destinasi wisata Internasional yang dimiliki oleh Indonesia jika dikelola secara khusus oleh pihak-pihak yang terkait.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Pariwisata, Arief yaya, akses akan diperkuat dengan menambah direct flight serta membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang, yang nantinya bisa membangun atraksi di Belitung berkelas dunia sekaligus dapat membantu membranding Pantai Tanjung Kelayang sebagai daya tarik destinasi wisata unggulan di Indonesia.

Berikan Komentar Anda

avatar