Pict : lovelytoday.com

NEWSWANTARA – Matahari pagi mulai menyapa dari ufuk timur, sinar kehangatan yang menciptakan sebuah ketenangan. Menikmati dengan secangkir kopi ditemani dengan kicauan burung yang mulai bergerak ke arah barat. Pemandangan tertuju ke barat Pulau Sumbawa, terbentang lautan luas dari kenampakan Gunung Rinjani memanjankan mata, inilah puncak Mantar.

Puncak yang sempat dijadikan sebagai lokasi syuting film Serdadu Kumbang dimana Amek yang diperankan oleh Yudi Miftahudin sebagai pemeran utamanya. Mantar merupakan nama desa yang tertelatak di Kecamatan Seteluk, Sumbawa Barat dengan banyak menyimpan teka-teki. Dari anak-anaknya yang albino, hingga kuburan yang jumlahnya tidak sebanding dengan masyakat Mantar sekarang ini.

Terdengar mistis namun menarik untuk ditelisik lebih jauh lagi. Mantar yang sudah lama terisolir kini menjadi destinasi wisata yang eksotis. Alam Mantar sangat sejuk dikarenakan dengan letaknya yang berada diatas bukit. Kondisi pedesaan yang masih terjaga menciptakan kesan tersendiri saat mengujungi Desa Mantar. Masyarakat yang masih memegang teguh kearifan lokal hingga aturan adat masih kental dipatuhi oleh masyarakat setempat.

Baca Juga : Pantai Maluk, Sumbawa Barat

Suatu identitas masyarakat yang masih memegang teguh kearifan lokal menjadikan Desa Mantar sebagai tujuan destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Kabupaten Sumbawa Barat. Hembusan angin menambah lengkap dari panasnya terik matahari dengan adanya ‘baruga’ semacam bungalow tempat beristirahat. Bukit Mantar juga dijadikan tempat olahraga paralayang. Lokasinya yang langsung berhadapan ke laut menampilkan pemandangan yang indah hingga pantas untuk pengembangan olah raga paralayang.

Spot Paralayang Desa Mantar, Pict : twitter.com
Spot Paralayang Desa Mantar, Pict : twitter.com

Terletak di ketinggian, Desa Mantar memiliki lahan pertanian yang bergantung pada air hujan. Lahan pertanian yang digarap hanya untuk satu kali dalam satu tahun. Hasil pertaniannya cukup untuk konsumsi pribadi anggota keluarga. Kurang lebih 100 Kepala Keluarga mendiami Desa Mantar yang mayoritas pekerjaannya adalah sebagai petani.

Semenjak ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata Kabupaten Sumbawa Barat, Desa Mantar mulai berbenah. Mulai dari akses yang telah diperbaiki hingga fasilitas pendukung seperti baruga telah disiapkan oleh pemerintah setempat.

Dengan di tetapkannya Mantar sebagai destinasi unggulan Kabupaten Sumbawa Barat, diharapkan mampu memberi dampak kepada masyarakat sekitar dengan tidak melupakan nilai-nilai yang berlaku saat ini, agar keindahan alam dan kearifan lokal dari masyarakat setempat dapat tetap terjaga.

Berikan Komentar Anda

avatar