Tari Perang Suku Dayak
Tari Perang Suku Dayak. (Foto: Reuters/Yusuf Ahmad)

NEWSWANTARA – Provinsi Kalimantan Tengah hadir tawarkan berjuta pesona keindahan alam dan destinasi wisata yang dapat membuat kagum bagi siapapun yang mengunjunginya. Pemandangan hutan belantara nan hijau yang membuat pikiran menjadi segar dapat kita lihat ketika berada di atas pesawat.

Kondisi alam yang masih terjaga tersebut menunjukkan bahwa Provinsi Kalimantan Tengah memiliki potensi pariwisata berbasis alam yang begitu besar. Selain kaya akan sumber daya alam yang begitu melimpah, Kalimantan Tengah memiliki budaya yang sangat kaya. Ketika berkunjung ke Kalimantan Tengah, kita dapat menjumpai tiga etnis suku Dayak, yakni suku Dayak Dusun suku Ma’anyan, suku Ot Danum dan suku Ngaju.

(Baca Juga: Keunikan Tato Tradisional Suku Dayak Kalimantan)

Ketika berwisata ke Kalimantan Tengah, kita dapat merasakan hidup ditengah-tengah masyarakat dayak. Mereka begitu ramah dan sangat terbuka kepada para pendatang. Dengan merasakan hidup di tengah masyarakat Dayak, kita dapat menikmati suasana alamnya, menambah teman dan saudara sekaligus menambah pengalaman dan berbagai pengetahuan.

Untuk dapat berkunjung ke desa masyarakat Dayak, kita terlebih dahulu terbang ke  Palangkaraya. Setelah sampai di Palangkaraya, Anda harus menggunakan jasa travel agent. Paket perjalanan dari travel agent akan mengantarkan Anda untuk melakukan petualangan ke desa Dayak. Jika Anda ingin merasakan pengalaman berada di masyarakat Dayak, Anda harus memesan paket perjalanan yang jadwalnya adalah menginap di desa Dayak.

(Baca Juga: Rumah Betang, Rumah Adat Terpanjang di Indonesia Khas Suku Dayak)

Tinggal di tengah-tengah masyarakat Dayak tentu saja dapat membuat kita mengetahui lebih jauh tentang kebudayaan masyarakat Dayak. Kita bisa melihat gaya hidup, kesenian, tarian tradisional dan berbagai instrumen musik masyarakat dayak yang khas.

Suku Dayak Ngaju mempunyai kebudayaan seni yang tinggi. Beberapa diantara keseniannya yang tinggi antara lain patung memorial, kuburan panggung dan peti kayu. Suku Dayak Ngaju ini begitu populer dibandingkan dengan yang lainnya. Mereka tinggal di Sungai Kapuas dan daerah Kahayan.

(Baca Juga: Ritual Tiwah, Upacara Adat Kematian Suku Dayak Ngaju)

Suku di Dusun Ma’anyan begitu terkenal dengan kebudayaan tinggi yang berhubungan dengan roh. Di sana, kita bisa melihat sebuah upacara adat kematian yang cukup kompleks dan ritual pertanian. Pengobatan di suku ini masih menggunakan jasa dukun. Kita juga bisa melihat makam-makam yang berjejer sesuai dengan tingkatan sosial dari masyarakatnya.

Di suku Ot Danum, kita bisa menemukan rumah-rumah adat mereka yang tinggi, yakni sekitar 2,5 meter di atas permukaan tanah. Rumah ini besar dan mempunyai 50 kamar. Jadi, tidak heran dalam satu rumah ini bisa dihuni oleh banyak sekali orang. Rumah ini masyarakat setempat dikenal dengan sebutan rumah betang. Keterampilan yang dimilik oleh masyarakat suku Ot Danum antara lain adalah menganyam bambu, daun palem dan rotan.

Di desa Dayak, Anda bisa mengikuti masyarakat setempat untuk menangkap ikan. Cara mereka dalam menangkap ikan adalah dengan alat pancing dan jala unik. Anda akan terkagum-kagum bagaimana cara orang Dayak bisa mendapatkan ikan dengan jumlah yang cukup banyak.

Selain menangkap ikan, masyarakat Dayak juga suka berburu rusa dan babi hutan. Cara mereka berburu sangatlah unik. Rusa-rusa bisa mendekat kepada para pemburu. Rusa-rusa itu dipanggil dengan cara menirukan suara rusa muda. Induk rusa akan berpikir bahwa itu adalah anaknya, maka dia akan datang pada tempat di mana suara rusa muda itu berasal. Setelah rusa mendekat, pemburu akan menombak rusa dari jarak yang cukup jauh.

Hidup di tengah-tengah masyarakat Suku Dayak tentunnya akan menjadikan sebuah pengalaman yang cukup mengesankan. Jika Anda punya rencana untuk liburan, tidak ada salahnya menjadikan Kalimantan Tengah sebagai daftar kunjungan wisata Anda.