Pulau Takabonerate
Pulau Takabonerate

NEWSWANTARA – Letaknya tepat di kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Takabonerate menjadi rumah bagi biota laut penyu. Takabonerate merupakan salah satu Taman Laut Nasional yang terdapat di Pulau Sulawesi. Destinasi yang bisa dijadikan opsi untuk bisa menikmati panorama alam yang dimiliki Indonesia.

Lokasi Taman Nasional takabonerate berjarak sekitar 25 kilometer dari benteng ibukota Kabupaten Kepuluan Selayar. Sementara kalau dari Kota Makassar berjarak sekitar 300 kilometer.

Takabonerate juga merupakan rumah bagi biota penyu. Terdapat sekitar empat jenis penyu yang bisa ditemukan di kantong-kantong air, meliputi: Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea), Penyu Tempayan (Caretta caretta) dan Penyu Hijau (Chelonia mydas).

Asal mulanya Takabonerate berawal dari gunung berapi yang meletus dan sisa-sisanya terendam sekitar 2.000 meter di bawah permukaan laut yang membentuk terumbu karang. Aneka tanaman laut mulai tumbuh disana. Hingga ada satu bagian yang lapang sekali mirip sabana di daratan.

Sabana laut atau yang biasa disebut sebagai padang lamun menjadi lokasi favorit untuk melakukan snorkling. Bedanya, padang lamun ini hidup di laut dengan berbunga, berbuah, dan berbiji. Ikan-ikan kecil nan lucu acap kali main-main di situ. Berkejaran satu sama lain. Tak ubahnya kuda-kuda yang berkejaran di padang rumput.

terumbu karang Takabonerate
Keindahan terumbu karang Takabonerate [Indonesia travel]

Melalui Kementerian Lingkungan Hidup RI pada 7 Februari 2005, Takabonerate diajukan masuk dalam daftar tentatif (sementara) Situs Warisan Dunia UNESCO. Kekayaaan hayati laut membuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menjaga Takabonerate hingga pertumbuhan terumbu karang mencapai rata-rata 41 persen.

Merujuk pada data yang dihimpun Departemen Kehutanan, Takabonerate memiliki 244 jenis moluska, di antaranya lola (Trochus niloticus), triton (Charonia tritonis), batulaga (Turbo spp.), dan nautilus berongga (Nautilus pompillius). Di salah satu titik, bahkan bisa dijumpai begitu banyak nudibranch alias siput telanjang, sampai-sampai disebut Nudibranch Village atau Kampung Nudi.

Takabonerate memiliki kawasan atol terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa. Takabonerate memiliki sekitar 20 tempat diving yang bisa anda pilih untuk mengagumi ragam biota laut yang unik dan menakjubkan.

Untuk Mencapai kawasan Taman Nasional Takabonerate dari Benteng melalui Jalur Interpretasi Benteng – Tinabo. Perjalanan menuju Pulau Tinabo diawali dengan perjalanan darat dari Benteng ke Pelabuhan Pattumbukan menggunakan mobil sewaan dengan lama perjalanan 1,5 jam.

Setelah itu, perjalanan laut menuju Pulau Tinabo dapat dilakukan menggunakan kapal kayu jolloro dengan waktu tempuh sekitar 4 – 5 jam atau menggunakan kapal cepat (speed boat) dengan waktu tempuh sekitar 1,5 – 2 jam.

Di lautan dangkalnya, terdapat anak anak hiu yang jumlahnya mencapai ratusan, sepanjang waktu menjadi penghuni pantai. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menjadikan Takabonerate sebagai salah satu ikon wisata bahari selain Tanjung Bira di Bulukumba.

Berikan Komentar Anda

avatar