Danau Asmara, pesona keindahan alam di timur Flores
Danau Asmara, pesona keindahan alam di timur Flores. (Foto: Liputan6/Nila Chrisna Yulika)

NEWSWANTARA – Flores, pulau yang terletak di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) ini memang menyimpan berbagai keindahan alam yang masih terjaga dan tersembunyi. Di ujung timur pulau yang berjuluk “nusa bunga” ini terdapat sebuah tempat wisata yang tidak boleh dilewatkan, Tepatnya di Kabupaten Flores Timur, ada sebuah danau yang oleh penduduk setempat menyebutnya dengan Danau Asmara.

Hingga saat ini Danau Asmara yang terletak di Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur masih menjadi salah satu tempat wisata yang tersembunyi karena selama ini para wisatawan mengenal Flores hanya sebatas pada Pulau Komodo dan Danau Kelimutu di Kabupaten Ende.

(Baca Juga: Memandangi Langit Senja Sembari Berendam Air Panas di Pantai Kawaliwu)

Jarak dari pusat kota Larantuka (ibukota Flores Timur) ke Danau Asmara adalah sekitar 40 kilometer, dan dapat ditempuh dalam waktu 40 menit hingga satu jam perjalanan. Di balik cerita sejarahnya yang mistis dan romantis, danau ini terbentuk akibat letusan Gunung Sodoberawao pada 400-500 SM.

Asal usul nama Danau Asmara

Danau Waibelen atau Danau Asmara
Di danau Asmara pada sisi tempat tengelamnya sepasang kekasih ini, ditandai dengan tumbuhnya sebatang pohon kelapa di pinggir danau. (Dok: Asosiasi Guru Penulis Indonesia)

Nama Danau Asmara berkisah dari sepasang kekasih Lio Kelen dan Nela Kelen yang dimabuk asmara. Akibat adanya kisah asmara tersebut danau yang awalnya bernama Waibelen sekitar tahun 1970 namanya berubah menjadi Danau Asmara.

Orang tua dari sepasang kekasih tersebut tidak mensetujui hubungan antara keduanya karena mereka masih memiliki ikatan keluarga yang dekat. Keduanya berasal dari Kampung Tengadei, Desa Waibao.

(Baca Juga: Merasakan Sensi Air Dua Rasa Di Danau Satonda)

Danau Waibelen, pada waktu itu merupakan satu-satunya sumber air bagi penduduk Desa Waibao, yang terdiri dari kampung Keka, Tengadei, Riangpuho dan Lebao. Setiap hari, orang pergi ke danau untuk mencari air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, baik itu untuk minum, mandi atau mencuci.

Seperti halnya penduduk Desa Waibao lainnya, Lio dan Nela juga sering pergi ke danau untuk melakukan kegiatan yang sama. Perjalanan cinta pasangan itu belum disetujui oleh orang tua mereka, dan kedua sejoli itu sepakat untuk bunuh diri di Danau Waibelen. Mereka berdua berjalan di sepanjang jalan menuju danau dengan penduduk desa Tengadei lainnya.

Sebelum masuk dan menceburkan diri ke danau, mereka beristirahat sejenak dan duduk di tepi danau. Bukti tersebut ditunjukkan dengan adanya surat dari mereka berdua di tepi danau, yang diselipkan di sela pohon tidak jauh dari tempat mereka melakukan bunuh diri.

Dalam surat itu mereka menulis secara singkat, “kalau Bapa Mama ingin mencari emas, maka carilah ke dalam danau”. Jasad pasangan kekasih tersebut ditemukan tiga hari kemudian dalam keadaan masih utuh walaupun di danau terdapat banyak buaya.

Sejak peristiwa tragis tersebut terjadi, Danau Waibelen telah berubah namanya menjadi Danau Asmara. Hingga saat ini, penduduk Desa Waibao, bahkan sebagaian besar penduduk Kabupaten Flores Timur menyebut Danau Waibelen dengan nama Danau Asmara.

Bagi para wisatawan yang ingin berkunjung di tempat ini terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum memasuki area danau untuk menikmati keindahannya. Para wisatawan diharuskan untuk membasuh diri dengan air dari danau oleh juru kunci setempat.

Penduduk setempat percaya bahwa buaya yang ada di danau adalah perwujudan dari nenek moyang mereka. Selama ada di danau, pengunjung atau wisatawan dilarang mengucapkan kata-kata kotor atau memaki.

Jika Anda melakukan Perjalanan dari kota Larantuka ke Danau Asmara, Anda akan disuguhi pemandangan khas dari kecamatan Tanjung Bunga, yaitu banyaknya pohon kacang mente yang mirip seperti hutan. Kacang mente merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Flores Timur.

Dibalik ceritanya yang mistis dan romantis, Danau Asmara menyimpan sejuta pesona keindahan alam yang tentunya akan membuat takjub bagi siapa saja yang berkunjung.