Danau Kaco, Danau dengan air yang sangat jernih bagaikan sebuah aquarium raksasa. Sumber: Komunitas Bumi Merangin

NEWSWANTARA – Danau Kaco, jika diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti danau kaca. Beningnya air yang dimliki danau ini membuat warga setempat menamainya ‘Kaco’. Mempunyai air yang sangat bening kebiruan hingga sekilas seperti aquarium raksasa. Ikan yang berseliweran di dasar danau terlihat jelas dari jernihnya air yang dimilki danau Kaco.

Danau Kaco terletak di Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) tepatnya di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya. Sekitar dua jam dari Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Disini pengunjung akan terbawa oleh suasana ketenangan ‘polosnya’ alam Kerinci.

Alam yang bergitu natural seakan menunggu untuk disapa oleh para wisatawan. Dari ketinggian 1289 mdpl, danau ini tergolong danau kecil dengan luas sekitar 30×30 meter. Namun pengalaman yang didapatkan ketika mengunjungi danau ini akan memilki kesan tersendiri.

Danau Kaco dapat ditempuh melalui jalur darat dimulai dari Kota Jambi ke Kota Sungai Penuh. Jarak antara Jambi ke Sungai Penuh sekitar 500 km dengan waktu tempuh sekitar 10 jam perjalanan.

Sumber: Komunitas Bumi Merangin
Sumber: Komunitas Bumi Merangin

Dari Sungai Penuh dilanjutkan ke Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya yang memakan waktu ± 45 Menit dengan kendaraan roda empat maupun roda dua. Kemudian dilanjutkan kembali menapaki jalan setapak menelusuri hutan selama 4 jam untuk sampai ke Danau Kaco.

Letak danau yang berada di tengah hutan inilah yang akan memberi kesan tersendiri saat mengunjunginya. Tidak ada fasilitas hingga jaringan dari perjalanan, pengunjung benar-benar akan dibuat menyatu dengan alam.

Minimnya fasilitas harus dimaklumi oleh pengujung dari destinasi yang masih natural dan patut untuk dijaga keasriannya. Apabila berkeinginan untuk menginap, disarankan dengan cara berkemah dan perlu persiapan yang matang dalam membawa perbekalan selama perjalanan.

Tidak lupa untuk menggunakan jasa penduduk setempat sebagai penunjuk arah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mengingat ada beberapa misteri di tempat ini yang masih diyakini oleh masyarakat setempat. Terlepas dari misteri yang masih dipercaya masyarakat setempat, menjaga dan tidak merusak alam adalah pesan dari semuanya itu.

Danau yang terkenal dengan airnya yang jernih dan berwarna biru, dapat memantulkan cahaya terang bila malam tiba. Apalagi, saat malam bulan purnama, cahaya danau kaco bak lampu senter yang menyorot ke langit menjadi daya tarik untuk diketahui lebih dalam.

Berikan Komentar Anda

avatar