pict : radarpena.com

NEWSWANTARA – Jamu, minuman yang kini dilupakan oleh generasi saat ini dengan derasnya budaya luar yang masuk ke Indonesia. Menjadi favorit sejak kerajaan mataram, jamu dijadikan sebagai minuman kesehatan yang memberi manfaat besar untuk pencegahan dan pengobatan penyakit maupun dalam hal menjaga kebugaran, kecantikan, dan meningkatkan stamina tubuh.

Sebagai salah satu obat warisan nenek moyang, Jamu adalah obat tradisional berbahan alami yang telah diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Beberapa jamu juga dibuat dari tumbuhan lain yang dipercaya memiliki khasiat tersendiri. Salah satunya adalah jamu Purwaceng yang terbuat dari tumbuhan Purwaceng atau nama latinnya Pimpinella Pruatjan.

Purwaceng atau Antanan Gunung merupakan salah satu jenis tanaman Genus Apiaceae yang biasanya hidup pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Jamu Purwaceng terkenal karena khasiatnya yang dipercaya dapat meningkatkan stamina bagi peminumnya yang rata-rata adalah kaum laki-laki.

Sementara jenis jamu yang sangat baik untuk wanita adalah jamu kunci sirih. Jamu yang diracik dari daun kunci dan sirih ini dapat membantu mengencangkan perut setelah melahirkan dan menghilangkan bau badan.

Salah satu tempat yang sangat terkenal dengan penghasil jamu di Indonesia adalah Sukoharjo. Sukoharjo terkenal dengan produksi jamunya. Sebab banyak masyarakat di daerah ini yang memproduksi jamu hingga disebut Kampung Jamu. Tepatnya di Desa Nguter yang telah ada sejak tahun 1965 memproduksi jamu.

Di Desa Nguter terdapat sebuah pasar yang dulunya hanya pasar tradisional biasa dan sekarang telah menjadi pasar pertama di Indonesia yang khusus menjual jamu – jamu tradisional, pasar itu diberi nama Pasar Nguter. Pasar ini baru di resmikan pada tahun 2013 dan terdapat 158 kios yang khusus menjual jamu tradisional.

Sebagai minuman tradisional, jamu lebih banyak dikonsumsi kalangan dewasa dan orang tua untuk menjaga kesehatan. Padahal untuk melestarikan dan meningkatkan popularitasnya, jamu juga perlu diperkenalkan kepada kaum muda.

Sayangnya, anak muda saat ini lebih menyukai minuman seperti cappuccino, latte, mocktail atau smoothies. Melihat kecenderungan itu, timbul ide untuk menjadikan jamu sebagai gaya hidup dalam bentuk yang lebih modern dan sesuai tren saat ini.

Langkah inovatif ini cocok untuk pengenalan kepada anak muda untuk bisa dijadikan sebagai cara baru mengkonsumsi jamu. jamu yang belum punya pasar luas dalam pergaulan modern, karena memang jelas sekali bahwa dalam pasar pergaulan modern, pamor jamu kalah dibandingkan dengan aneka minuman gaya modern seperti milkshake maupun softdrink.

Adanya inovasi pada cara menikmati jamu diharapkan mampu menarik simpatik anak muda untuk membiasakan minum jamu. Jamu yang merupakan warisan untuk dapat dijaga serta mampu untuk dilestarikan sebagai warisan budaya.


Sumber : akuintip

Berikan Komentar Anda

avatar