Kesuburan Alam Indonesia
Seorang petani yang sedang merawat tanamannya di kaki Gunung Slamet. (Pict : Istimewa)

NEWSWANTARA – Sebagai negara yang mempunyai gunung berapi aktif terbanyak ke tiga di dunia setelah Rusia, alam Indonesia dikaruniai alam yang subur. Dampak dari banyaknya gunung berapi di Indonesia memberikan kemudahan bagi para petani untuk bercocok tanam. Hingga Indonesia dijuluki sebagai negara agrasis tropis terbesar di dunia setelah Brazil.

Alam Indonesia memang sangatlah subur dengan banyaknya gunung berapi yang dimiliki. Hingga bisa dikatakan tidak ada yang tidak bisa tumbuh di tanah Indonesia. Tercatat sebanyak 127 gunung berapi aktif di Indonesia yang menjadi anugerah dengan sumber daya alamnya yang melimpah.

Baca Juga:

Tingkat kesuburan tanah vulkanik lebih tinggi daripada jenis tanah lainnya. Daerah yang memiliki gunung berapi memiliki kesuburan tanah yang di lebih tinggi. Daerah yang terletak di kaki gunung berapi menjadi daerah yang sesuai untuk bercocok tanam terutama tanaman sayur-sayuran.

Persebaran tanah vulkanik di Indonesia sesuai dengan lokasi keberadaan gunung berapi diantaranya adalah di sepanjang Pegunungan Bukit Barisan, Sumatera (dari Daerah Istimewa Aceh sampai Sumatera Selatan), Jawa Barat, Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, sebagian dari Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan sebagian dari Maluku.

Keberadaan gunung berapi memang menjadi dua mata pisau yang tidak bisa dipisahkan dari komitmen alam. Ketika manusia pandai menjaga alamnya, maka dampak yang didapatkan begitu banyak. Sebaliknya jika manusia tidak bisa menjaga, keberadaan gunung api akan menjadi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Kondisi geografis ini menempatkan Indonesia pada cicin api dunia atau Ring of Fire yang rawan terdampak bencana. Selain memiliki dampak positif, banyak gunung berapi di Indonesia membawa peringatan pada masyarakat Indonesia untuk tetap waspada. Seperti seringnya terjadi gempa bumi di beberapa pulau di Indonesia belakangan ini.

Penyebab utama sering terjadinya gempa di wilayah Indonesia karena Indonesia terletak di jalur Ring of Fire kawasan Pasifik, dimana menjadi pusat pertemuan beberapa lempeng bumi seperti lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik. Kondisi inilah yang diharus dimengerti dan dipahami oleh masyarakat Indonesia untuk sadar diri menjaga alam Indonesia yang sewaktu-waktu bisa ‘mengamuk’ jika tidak benar dijaga. (©nws).


Diolah dari berbagai sumber 

Berikan Komentar Anda

avatar