Geopark Dieng
Geopark Dieng [M. Nizar Firmansyah]

NEWSWANTARA – Geopark Merangin yang berada di Provinsi Jambi ini baru resmi menjadi anggota Geopark Nasional Indonesia pada tanggal 25 September 2013 bersama 5 kawasan lainnya, yaitu : Danau Toba (Sumatera Utara), Gunung Rinjani (Nusa Tenggara Barat), Raja Ampat (Papua), Geopark Gunung Kars Sewu (Jawa Tengah) dan Geopark Ciletuh atau biasa dikenal dengan Green Canyon (Jawa Barat).

Penetapan geopark ini ditentukan UNESCO (United Nation Educational, Scientific and Cultural Organization) yang memiliki inisiatif atas keberadaan geopark ini pada 1999. Penilaian UNESCO diambil berdasarkan kelestarian alam yang menjadi poin penting keberlanjutan geopark menghadapi ekploitasi yang berlebihan.

1. Geopark Kaldera Danau Toba (Sumatera Utara)

Geopark Kaldera Danau Toba [Istimewa]
Sebagai danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara, Geopark Kaldera Danau Toba memiliki keindahan alam yang sangat mempesona untuk bisa dinikmati dan diwariskan kepada generasi yang akan datang.

Baca Juga: Berekreasi Sambil Belajar Di Geopark Merangin

Wilayah administratif Goepark Kaldera Toba meliputi delapan kabupaten yaitu Samosir, Toba Samosir, Dairi, Karo, Humbang Husundutan, Tapanuli Utara, dan Simalungun. Daerah-daerah inilah yang nantinya bertugas menjaga kelestarian alam Geopark Kaldera Toba.

2. Geopark Gunung Rinjani (Nusa Tenggara Barat)

Geopark Gunung Rinjani
Geopark Gunung Rinjani [Shutterstock]
Geopark Gunung Rinjani termasuk dalam gunung terindah yang dimiliki Indonesia, penetapan ini tepat sasaran. Salah satu gunung berapi tertinggi di Indonesia ini banyak menyimpan keindahan alam yang mempesona.

Situs-situs geologi yang ada di Geopark Gunung Rinjani antara lain, terdiri dari pantai, pulau kecil (Gili), air terjun, kaldera, gunung api, aliran lava, dan sumber mata air panas. Medeskripsikan geopark Gunung Rinjani seakan tidak habisnya yang membuat setiap orang tidak sabar untuk mengunjunginya.

3. Geopark Raja Ampat (Papua Barat)

[indonesia.travel]
Mutiara timur istilah lain dari raja ampat. Geopark Raja ampat secara administratif wilayahnya meliputi kecamatan Waigeo, Misool, Salawati dan Batanta. Tidak hanya memiliki panorama alam yang indah, pemandangan bawah lautnya menjadi spot
diving dunia.

Baca Juga: Taman Nasional Lorentz, Surganya Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman spesies biota laut di perairan Raja Ampat bisa disamakan dengan Hutan Amazon di Brazil. Setelah penorama alamnya, kearifan lokalnya juga terjaga dan perlu untuk terus dilestarikan.

4. Geopark Gunung Sewu (Jawa Tengah)

[Geopark/Ron Agusta]
Kawasan karts gunung sewu memanjang dari Yogyakarta hingga Pacitan. Mencakup tiga geo area yaitu Gunungkidul, Imogiri dan Pacitan yang memiliki 40.000 bukit karst. Situs geologi dari dari geopark ini meliputi gunung api, gua, pantai, air terjun, sungai dan danau.

Situs yang paling menarik di geopark ini adalah gua jomlang yang terletak di Kabupaten Gunungkidul. Gua vertikal dengan hutan purba yang rapat di dasarnya. Sebuah lorong sepanjang 300 m yang dihiasi dengan ornamen gua yang indah.

5. Geopark Ciletuh atau Green Canyon (Jawa Barat)

Air terjun Geopark Ciletuh [Istimewa]
Terletak di Kabupaten Sukabumi, kawasan geopark ini terdiri dari formasi batuan tua dan situs warisan megalitikum. Kondisi alam disekitar yang asri dikeliling oleh perbukin hijau hingga bebatuan tebing menciptakan air terjun yang mempesona.

Keberagaman hayati yang dimiliki negeri ini begitu kaya, unik yang bernilai sebagai tujuan wisata. Kawasan geopark yang dimiliki Indonesia patut untuk tetap dijaga dan dilestarikan agar bisa dinikmati oleh generasi penerus bangsa.

Berikan Komentar Anda

avatar