Indonesia Dilingkaran Cincin Api Pasifik
Secara geografis Indonesia terletak diantara 3 lempeng tektonik yang saling bertumbukan dan mengakibatkan Indonesia menjadi negara yang rawan bencana. (Foto: Istimewa)

NEWSWANTARA – Dibalik keindahan dan kekayaan alamnya, secara geografis Indonesia terletak diantara 3 lempeng tektonik, yaitu lempeng Indo-Australia dari sebelah selatan, Eurasia dari utara, dan Pasifik dari timur yang saling bertemu dan bertumbukan yang mengakibatkan Indonesia menjadi negara yang rawan terjadi gempa bumi. Selain itu Indonesia memiliki sekitar 150 gunung api dan sekitar 127 diantaranya masih aktif dengan 5 juta penduduk yang tinggal disekitarnya.

Baca Juga:

Gunung api yang paling aktif adalah Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta – Jawa Tengah dan Gunung Kelud di Jawa Timur. Indonesia masuk kedalam ring of fire atau cincin api Pasifik. Cincin api Pasifik memiliki sekitar 452 gunung api aktif dan rumah bagi 75% gunung api aktif di dunia.

Berada mengelilingi cekungan Samudra Pasifik, daerah ini berbentuk seperti tapal Kuda dengan banyaknya sesar atau zona rekahan sepanjang 40.000 kilometer, mulai dari Chile, Jepang, dan kemudian berhenti di Asia Tenggara. Area ini sering juga disebut sebagi sabuk gempa pasifik. Area ini menyumbang 90% bencana gempa yang terjadi di dunia

Ring of fire Indonesia merupakan rangkaian lempeng atau patahan besar yang posisinya mengepung perairan Indonesia mulai dari Laut Andaman menjalar dari atas pesisir Sumatera hingga Timur berada di sepanjang daratan pantai barat Sumatera terakhir di Selat Sunda. Lempengan ini tersambung dengan rangkaian puluhan gunung berapi aktif di Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa, Flores hingga Pulau Alor.

Meski berbahaya, kondisi geografis Indonesia yang berada di area Ring of Fire menjadikan Indonesia sebagai wilayah yang rawan bencana letusan gunung api, gempa, dan tsunami, namun di sisi lain kondisi tersebut membawa berkah tersendiri bagi Indonesia. Abu vulkanis yang dikeluarkan oleh gunung berapi menjadikan Indonesia sebagai wilayah yang subur dan kaya secara hayati.

Material yang dimuntahkan gunung berapi dapat digunakan sebagai bahan bangunan. Magma yang keluar juga membawa kandungan mineral berharga. Selain itu, gunung api aktif dalam jarak yang aman dapat dinikmati sebagai objek wisata. Jalur Cincin Api juga memberikan potensi energi tenaga panas bumi yang dapat digunakan sebagai sumber tenaga alternatif.

Berikan Komentar Anda

avatar