lahan gambut di indonesia
Luasnya lahan Gambut di Indonesia yang bisa dioptimalkan dan harus dilestarikan. [Foto: Istimewa]

NEWSWANTARA – Tidak habisnya ketika melihat karunia alam yang dimiliki Indonesia. Selain kesuburan, ketersediaan lahan di Indonesia sangatlah besar dan potensial. Lahan gambut di Indonesia sangat potensial dimanfaatkan untuk penyediaan bahan pangan dan berfungsi sebagai cadangan karbon.

Baca juga : 

Lahan gambut di Indonesia menjadi yang terluas keempat di dunia setelah Kanada, Rusia, dan Amerika Serikat (AS) mencapai 17 juta hektar. 13 Juta Ha berpotensi untuk dapat ditanami tumbuhan. Bahkan di Indonesia memiliki lahan gambut yang tertua dan terdalam yakni di Danau Sentarum, Kalimantan Barat.

Potensi lahan gambut dangkal/tipis di Indonesia diperkirakan sekitar 5.241.473 ha atau 35,17% dari total luas lahan gambut di Indonesia, tersebar di Pulau Papua (2.425.523 ha), Pulau Sumatera (1.767.303 ha), dan Pulau Kalimantan (1.048.611 ha). Lahan yang bisa dapat dimanfaatkan dan dikelola guna mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.

Untuk mengelola itu, tindakan tepat harus diambil untuk melindungi lahan gambut dari degradasi. Pengembangan harus dilakukan dengan meningkatkan pertumbuhan sosial dan kesejahteraan tanpa membahayakan ekosistem. Kunci penting dalam pengelolaan lahan gambut dapat dilakukan melalui pengelolaan tata air secara profesional yang membatasi drainase untuk kawasan budaya dan melindungi sistem hutan rawa gambut yang dilestarikan.

Lahan gambut di Indonesia memiliki nilai penting bagi dunia, karena menyimpan setidaknya 57 miliar ton karbon, membuat kawasan ini sebagai salah satu kawasan utama penyimpan karbon dunia. Surga karbon lahan gambut Indonesia, hanya mampu ditandingi oleh hutan hujan di Amazon yang menyimpan 86 miliar ton karbon.

Peran Penting Karbon Indonesia, salah satunya adalah mencegah emisi lebih lanjut agar suhu bumi tidak naik hingga 2 derajat Celcius. Untuk mencegah kenaikan suhu ini, manusia di bumi tidak bisa melepas emisi lebih dari 600 miliar ton karbon dioksida antara saat ini hingga 2050 mendatang. Lahan gambut Indonesia sendiri, jika lepas secara keseluruhan ke atmosfer, maka akan melepas sepertiga cadangan karbon yang ada.


Diolah dari berbagai sumber

Berikan Komentar Anda

avatar