WiFi 6

NEWSWANTARA – Teknologi pertukaran data secara nirkabel (WiFi) dengan standardisasi 802.11ac atau WiFi generasi 5 baru mulai meluas penggunaannya di Indonesia, dan WiFi generasi 4 atau 802.11n masih banyak dipakai sebagai standar.

Namun pada Selasa (17/9/2019), WiFi Alliance telah meluncurkan standar baru internet nirkabel dengan standardisasi 802.11ax atau WiFi generasi 6. Standar baru ini diklaim lebih kencang dan efisien, serta memiliki daya tampung 4 kali lebih besar dari pada WiFI generasi 5.

(Baca Juga: Penyebab Sinyal Telepon Seluler Timbul Tenggelam Saat Hujan)

Secara teknis, WiFi 6 akan mempunyai data rate untuk pengguna tunggal yang 37% lebih kencang dibandingkan WiFi 5. Namun keunggulan utamanya bukan pada aspek itu, melainkan kemampuan memberikan koneksi yang empat kali lebih stabil untuk pengguna pada area padat. Wi-Fi CERTIFIED 6 akan memberikan peningkatan konektivitas, termasuk di lokasi yang padat dan ekosistem IoT (internet of things)

WiFi Alliance yang merupakan lembaga nirlaba yang mengurusi standardisasi perangkat itu menyatakan, keunggulan yang dibawa WiFi generasi baru ini adalah jangkauannya lebih luas. Seperti di stadion, bandara, perkantoran, hingga kawasan industri. WiFi ini juga diklaim lebih rendah konsumsi energinya, juga latensi (keterlambatan) rendah.

Artinya, jika Anda mengakses internet lewat WiFi dengan standar ini, maka penggunaan dayanya pun akan menjadi lebih efisien dan akan lebih menghemat baterai. Maka, perangkat IoT dan smart home, yang biasanya hanya memiliki baterai kecil, bisa lebih lama digunakan.

(Baca Juga: Teknologi Untuk Membangun Masa Depan Jaringan 5G di Indonesia)

Standar baru ini juga diyakini akan mengembangkan ekosistem augmented reality (AR) dan virtual reality (VR). Juga membuat streaming konten dengan kualitas tinggi makin lancar, serta penggunaan aplikasi lainnya, sehingga bisa turut mengembangkan inovasi dan ekonomi.

Berdasakan hasil uji coba yang dilakukan oleh CNET Network, WiFi 6 lebih cepat 40 persen dari WiFi 5. Namun jika dibandingkan dengan rata-rata kecepatan internet (di Amerika Serikat), WiFi 6 lebih cepat 10 kali lipat alias 1.000 persen. Kecepatan internet di sana ‘hanya’ 119 Mbps (Megabyte per detik). Sedangkan dengan WiFi 6, kecepatannya mencapai 1.320 Mbps.

Percobaan yang dilakukan CNET Network menunjukkan, untuk mengunduh film dengan kualitas 4K, dengan volume 158 Terabytes, mereka hanya butuh waktu 2 jam 40 menit. Jika dengan internet kecepatan biasa (di Amerika Serikat) butuh waktu hingga 29 jam 16 menit.

Lantas bagaimana jika dibandingkan dengan kecepatan internet di Indonesia? Nah, ini yang bisa bikin iri. Menurut speedtest, rata-rata kecepatan internet ‘cepat’ mobile di Indonesia itu hanya 12,1 Mbps. Sedangkan untuk internet fix broadband 20,6 Mbps. Artinya, jika anda membaca berita ini lewat ponsel, maka kecepatan WiFi 6 itu 110 kali lipat cepatnya alias 11 ribupersen dibanding kecepatan internet anda.

Standar ini terhitung masih sangat baru. Saat ini, belum banyak perangkat mobile yang mendukung WiFi 6. Untuk perangkat dengan sistem operasi Android, baru Samsung Galaxy seri S10, yang diluncurkan Februari lalu. Juga Galaxy seri Note 10 dan 10+. Sedangkan perangkat Apple bersistem operasi iOS, baru iPhone seri 11, yang diumumkan pekan lalu.

Sedangkan untuk perangkat router atau komputer, beberapa merek sudah memenuhi standar ini. Misalnya Broadcom, Intel, Marvel, Ruckus, dan Qualcomm.