Masyarakat Maluku Utara
Masyarakat Maluku Utara [Malutpost/Yahya Conoras]

NEWSWANTARA – Berdasarkan hasil survei yang yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Provinsi Maluku Utara disebut sebagai provinsi dengan penduduk paling bahagia di Indonesia sepanjang tiga tahun terakhir. Hal tersebut berdasarkan pada data Indeks Kebahagiaan Indonesia tahun 2017. Maluku Utara memperoleh skor indeks kebahagiaan 75,68 dari skala 0-100.

Maluku Utara dinilai sebagai provinsi paling bahagia berdasarkan tingkat kepuasan hidup, perasaan, dan makna hidup. Tiga faktor inilah yang menjadi indikator dalam penilaian bagi BPS terhadap warga di Maluku Utara.

Minimnya infrastruktur desa-desa di Maluku Utara sangat memengaruhi tingkat kepuasan hidup penduduk desa. Karena keterbatasan infrastruktur, kepuasan hidup mereka lebih berkurang ketimbang di kota. Akan tetapi, pada dasarnya, masyarakat desa lebih mengutamakan hubungan sosial dalam bentuk saling membantu.

Pada dimensi perasaan, masyarakat Maluku Utara dinilai jauh lebih baik daripada wilayah lain di Indonesia. Saling membantu, saling menghargai, dan gotong royong merupakan indikator yang paling tampak pada masyarakat di Maluku Utara. Itulah yang memicu Maluku Utara berbeda dengan daerah lainnya.

Baca Juga

Warga dari provinsi lain jika datang ke Maluku Utara selalu disapa, dilayani dengan baik. Inilah yang membedakan Maluku Utara dengan daerah lainnya. Warga asal daerah lain yang tinggal di Maluku Utara umumnya merasa lebih bahagia ketimbang yang hidup di daerah lain. Kultur masyarakat Maluku Utara yang mengedepankan aspek sosial menjadi faktor utama.

Provinsi yang menunjukan indeks angka kebahagiaan tertinggi adalah cenderung ke provinsi kepulauan, Maluku Utara, Maluku, dan Sulawesi Utara. Sedangkan provinsi indeks yang paling rendah terkait dengan kebahagiaan adalah Provinsi Papua, Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hasil dari survei yang dilakukan BPS, indeks kebahagiaan Maluku Utara mencapai angka 75,68, Maluku 73,77, dan Sulawesi Utara 73,69, sedangkan 3 provinsi yang paling rendah Papua 67,52, Sumatera Utara 68,41, dan NTT 68,98.

Menurut klasifikasi wilayah, BPS mencatat, penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan lebih bahagia dibandingkan penduduk desa. Indeks kebahagiaan di kota berada di level 71,64 poin, sementara indeks kebahagiaan di pedesaan hanya berada di level 69,57 poin.

Menjadi sangat berbeda ketika kita pergi ke Papua dengan angka kebahagiaannya paling rendah, bisa dipahami di sana per sub dimensinya personal, karena berkaitan dengan pendidikan, pendapatan dan kondisi rumah, dan sebagainya yang tentunya sangat mempengaruhi apa yang terjadi di Papua.

Dalam hasil survei tersebut, terdapat 6 provinsi yang memiliki peningkatan kebahagiaannya, seperti Maluku Utara, Gorontalo, Papua, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Barat, dan Aceh. Sedangkan provinsi di Indonesia yang mengalami penurunan indeks kebahagiaan adalah Jambi, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, dan Lampung.

Berikan Komentar Anda

avatar