Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu
Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu (Foto: Yopie Pangkey)

NEWSWANTARA – Saat berkeliling menikmati keindahan danau yang satu ini, mungkin Anda tidak akan merasakan sesuatu yang ganjil di tempat ini, apalagi merasa kelam seperti nama danaunya. Nama memang tidak selalu mengambarkan fakta sebenarnya. Justru di Danau Dendam Tak Sudah ini banyak menampilkan keceriaan. Lantas jika terdapat banyak hal yang membuat ceria, kenapa danau ini dinamai Danau Dendam Tak Sudah? apa penyebabnya ?

Begini, penamaan danaunya dengan nama dendam memang ada latar belakangnnya. Ada dua versi cerita dalam proses terbentuknya penamaan danaunya. Pertama, menurut penuturan dari mulut ke mulut. Konon dulu ada sepasang remaja yang merasa saling jatuh cinta. Keduanya benar-benar saling mencintai dan ingin hidup bersama sampai mati.

(Baca Juga: Menikmati Pemandangan Alam Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu)

Tapi namanya takdir memang tidak bisa diubah. Cinta mereka ternyata tidak bisa disatukan. Kedua orang tuanya tidak merestui hubungan kedua anaknya itu. Banyak orang mengganggap bahwa cinta itu pada dasarnya membutakan.

Hal apapun telah dilakukan oleh sepasang kekasih tersebut supaya cintanya bisa direstui orang tua. Karena segala perjuangan untuk meyakinkan kedua orang tuanya itu tidak membuahkan hasil sama sekali. Kedua remaja yang terlilit asmara itu akhirnya bunuh diri.

Mereka menceburkan diri ke danau. Sehingga muncullah penamaan Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu. Penamaan ini sejatinya wujud dari kegagalan cinta yang tak bisa digapai itu, sehingga danau ini disebutnya sebagai Danau Dendam.

(Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Bunga Bangkai di Bengkulu)

Dari versi cerita yang pertama, timbul spekulasi di masyarakat sekitar. Konon katannya, para muda-mudi yang pergi ke tempat ini berpotensi membuat hubungannya menjadi retak. Tapi desas-desus ini sendiri sebetulnya tidak berpengaruh apa-apa.

Kedua, asal-usul penamaan Danau Dendam Tak Sudah, dilatarbelakangi aktivitas kolonialisme Belanda terhadap Indonesia. Dulu, konon Belanda pernah berencana membangun sebuah dam (bendungan) di danau ini. Pembangunan dam ini sendiri tujuannya sebagai sarana irigasi, sebuah dam yang sebetulnya juga dibangun untuk melanggengkan sistem tanam paksa.

Tapi sampai Indonesia merdeka, dam yang dibangun Belanda itu tidak rampung juga. Sampai akhirnya pihak Belanda merasa frustasi. Mereka kemudian tidak melanjutkan pembangunan dam itu. Sehingga dinamailah Danau Dendam Tak Sudah.

Dua versi asal-usul penamaan danau ini sendiri sangat menarik. Lantas manakah yang kira-kira ceritanya benar? tentu Anda perlu membuktikan langsung ke danau ini. Anda bisa mengecek dengan cermat, ada bukti-bukti bekas pembangunan dam atau tidak? atau ketika Anda membawa pasangan ke tempat ini, hubungan asamara Anda kandas atau tidak. Untuk membuktikannya silakan Anda bisa langsung datang saja ke tempat ini.

Lokasi Danau Dendam Tak Sudah tak jauh dari pusat Kota Bengkulu. Jaraknya hanya sekitar 6 kilometeran. Dari Kota Bengkulu hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar 30 menit. Terlepas dari benar atau tidaknya cerita dibalik penamaan Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu, setidaknya dengan adanya cerita tersebut menjadikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.