NEWSWANTARA – Berhasil membranding diri dengan pariwisatanya, Kabupaten Banyuwangi terus berbenah diri untuk perubahan yang lebih nyata. Setelah berhasil menyabet penghargaan dari The Nations World Tourism Organization (NWTO), pariwisata Banyuwangi mulai menggeliat dan telah diakui bukan hanya pada tingkat nasional bahkan internasional.

Dibawah kepemimpinan Abdullah Azwar Anas, deretan prestasi telah ditorehkan oleh Kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini. Daerah yang dulunya menjadi ‘daerah sekedar lewat’, kini telah bertransformasi menjadi daerah tujuan dengan pertumbuhan ekonominya yang terus membaik.

Petumbuhan ekonomi ini yang membuat Banyuwangi mendapat penghargaan Government Award 2016. Penghargaan Goverment Award merupakan event tahunan yang diselenggaakan oleh salah satu majalah ternama dengan menetapkan 17 kabupaten, 16 kota, dan 5 provinsi sebagai yang terbaik.

Pertumbuhan ekonomi yang baik menjadikan Kabupaten Banyuwangi berhak mendapatkan apresiasi menyisihkan daerah-daerah lain di Indonesia. Petumbuhan ekonomi yang terus melejit terjadi karena semua faktor perekonomian daerah bergerak bersama-sama.

Seperti apa yang disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas dalam sesi wawancara, sektor yang bergerak bersama akan membantu pertumbuhan ekonomi yang maksimal. Mulai dari pertanian, perikanan UMKM sektor barang dan jasa hingga pariwisata.

Penghargaan lainnya seperti Investment Award 2014, Gizi Award 2014, Democracy Award 2014, Penghargaan Adipura 2014, Penghargaan Transportasi dari Menteri Perhubungan, Social Media Award 2014, Penghargaan Pangripta Nusantara 2015, Perencanaan pembangunan terbaik se-Jatim, Tata ruang Terbaik 2015 dan beberapa penghargaan lainya.

Kabupaten Banyuwangi berhasil menorehkan prestasi membanggakan bagi dunia pariwisata Indonesia. Kabupaten berjuluk The Sunrise of Java itu berhasil meraih penghargaan dari badan urusan pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB) atau UNWTO di ajang 12th UNWTO Awards. Sumber: National Geographic Indonesia
Kabupaten Banyuwangi berhasil menorehkan prestasi membanggakan bagi dunia pariwisata Indonesia. Kabupaten berjuluk The Sunrise of Java itu berhasil meraih penghargaan dari badan urusan pariwisata Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB) atau UNWTO di ajang 12th UNWTO Awards. Sumber: National Geographic Indonesia

Penghargaan yang di dapatkan oleh Kabupaten Banyuwangi tidak lepas dari kepememimpinan Bupati Azwar Anas. Prestasi yang digapai oleh Banyuwangi membutuhkan sikap konsisten dan komitmen yang tinggi untuk mewujudkan perubahan yang nyata.

Berbagai terobosan diambil untuk medukung semua itu. Terobosan-terobosan yang pernah diambil seperti penetapan standar yang tinggi dalam seleksi Pegawai Negeri Sipil Pemkab Banyuwangi. Standar minimal yang ditetapkan yaitu memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,5 yang walaupun awalnya kebijakan itu menuai protes dari sebagian kalangan di Banyuwangi.

Bukan tanpa alasan persyaratan IPK tinggi diutamakan untuk jurusan-jurusan yang memang membutuhkan kompetensi, misalnya akuntansi, planologi, dan geologi. Selain itu, PNS di lingkungan Pemkab Banyuwangi diwajibkan untuk mengikuti training character building ESQ.

Rangkaian program dan terobosan tidak lain untuk meningkatkan kualitas serta kemampuan daerah dalam menyikapi persaingan yang semakin kompetitif. Kemampuan pemimpin pemerintah daerah dalam mengelola potensi daerahnya, baik SDA maupun SDM menjadi salah satu kata kunci untuk menjauhkan masyarakatnya dalam proses peminggiran.

Deretan penghargaan yang dicapai Kabupaten Banyuwangi merupakan komulatif dari sinergisitas antara pemerintah dan masyarakat. Peran pemimpin dalam niat membangun daerah menjadi penentu sikap untuk bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakatnya.

Berikan Komentar Anda

avatar