Industri Pertahanan Swasta
Ilustrasi [Antara/Widodo S. Jusuf]

NEWSWANTARA – Industri pertahanan swasta sejauh ini masih belum mendapat perhatian serius dari pemerintah. Pabrik swasta dalam negeri pembuat senjata sejatinya bukanlah hal baru. Namun keberadaan mereka selama ini kurang mendapat perhatian dan publikasi yang memadai dibandingkan BUMN pembuat persenjataan, padahal kualitas produksi swasta ini tidak kalah jika dibandingkan buatan luar negeri atau BUMN.

Menurut data Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), penyerapan anggaran pertahanan oleh industri pertahanan dalam negeri baru mencapai angka 15% di tahun 2015 dengan total revenue mencapai 11 Triliun Rupiah. Dari jumlah tersebut hanya sedikit yang dinikmati pihak industri pertahanan swasta nasional, padahal tercatat ada sekitar 80-an pelaku industri pertahanan swasta nasional.

Baca Juga: Mempertimbangkan Capaian Teknologi di Indonesia

Salah satu hambatan kurang berkembangnya industri pertahanan swasta adalah kurangnya perhatian pemerintah. Selama ini pemerintah selalu menganak emaskan BUMN dengan kucuran dana penyertaan modal negara. Selain itu regulasi atau undang-undang industri pertahanan juga belum berpihak kepada swasta.

Pelaku industri pertahanan swasta nasional sejatinya telah mampu membuat berbagai macam produk alat peralatan pertahanan keamanan (Alpalhankam). Mulai dari jihandak, senjata api laras pendek maupun panjang, mobil komando, kendaraan taktis, drones VTOL/vertical take off and landing, bom untuk pesawat tempur, hingga kapal tempur bawah air.

Industrialisasi pertahanan juga akan membantu pertumbuhan ekonomi, menjadi poros bagi arah pengembangan inovasi dan teknologi, serta meletakkan dan memperkokoh landasan bagi tumbuhnya industri nasional yang akan mendorong pasar perekonomian.

Tidak ada ruginya jika Pemerintah memberikan perhatian lebih kepada swasta dalam hal produksi alutsista bahkan BUMN pun bisa terpacu untuk lebih baik jika ada kompetisi secara adil dan terbuka, semuanya tentu demi kemandirian bangsa dalam hal pertahanan.

Berikan Komentar Anda

avatar