Macam-Macam Sendi dan Fungsinya
Macam-Macam Sendi dan Fungsinya (Foto: Pixabay)

NEWSWANTARA – Menurut Wikipedia, sendi merupakan perhubungan antar tulang sehingga tulang dapat digerakkan. Hubungan dua tulang disebut persendian (artikulasi). Fungsi utama sendi adalah untuk memberikan fleksibilitas dan pergerakan pada tempatnya, juga sebagai poros anggota gerak.

Sistem muskuloskeletal pada manusia terdiri dari tulang, otot dan persendian (juga dibantu oleh tendon, ligamen dan tulang rawan). Sistem ini memungkinkan Anda untuk berdiri, duduk, berjalan atau melakukan kegiatan lainnya. Tanpa persendian, Anda tidak mungkin bisa melakukan berbagai gerakan. Sendi menyerupai bantalan yang berada di antara tulang-tulang. Macam-macam sendi pun cukup beragam dan memiliki fungsinya masing-masing.

Macam-Macam Sendi di Tubuh Manusia

Jumlah sendi setiap orang bisa berbeda, dan diperkirakan manusia memiliki sebanyak 250-350 sendi. Sendi berperan penting dalam pergerakan tubuh. Dan kita akan sangat kerepotan jika sendi mengalami gangguan seperti dislokasi sendi atau radang sendi. Beberapa definisi menyebutkan bahwa sendi merupakan titik di mana dua tulang saling berhubungan. Ada juga yang menyebutkan bahwa sendi adalah hubungan yang kuat antara tulang, tulang rawan dan gigi satu sama lain. Berikut ini tiga jenis sendi pada tubuh manusia dan masing-masing fungsinya.

  1. Sinartrosis atau sendi mati.
    Sendi mati ini menghubungkan dua tulang atau lebih, yang tidak menimbulkan pergerakan. Contohnya adalah sendi antartulang bagian kepala (tengkorak), yang disebut sutura, serta gomfosis (penghubung gigi dan tengkorak).
  2. Amfiartrosis atau sendi kaku.
    Sendi ini memungkinkan pergerakan, walau sifatnya terbatas. Sendi kaku salah satunya terdapat pada ruas tulang belakang, serta simfisis pubis pada pinggul.
  3. Diartrosis atau sendi gerak.
    Sendi ini dapat digerakkan dengan bebas dan leluasa. Sendi gerak disebut pula sebagai sendi sinovial. Sendi gerak ini memiliki cairan yang disebut cairan sinovial. Dengan bantuan cairan sinovial sebagai pelumas inilah, sendi dapat digerakkan.

Macam-Macam Sendi Gerak pada Tubuh

Manusia memiliki banyak sendi gerak. Oleh karena itu, diperlukan klasifikasi untuk macam-macam sendi ini beserta fungsi dan letaknya. Berikut ini pengelompokan dna letak dari sendi gerak.

  1. Sendi putar atau pivot
    Sendi ini memiliki karakteristik memungkinkan satu tulang dapat melakukan putaran terhadap tulang lain. Contohnya adalah sendi di antara tulang hasta dan tulang pengumpil pada lengan.
  2. Sendi geser atau plane
    Macam-macam sendi yang berikutnya adalah sendi geser. Sendi ini memungkinkan pergerakan tulang yang sama-sama datar. Contohnya adalah sendi interkarpal yang menghubungkan tulang-tulang di pergelangan tangan.
  3. Sendi pelana atau saddle
    Sendi ini memang mirip dengan “pelana” yang bisa memberikan gerakan dua arah. Contohnya adalah sendi penghubung tulang pergelangan tangan, dengan pangkal dari tulang ibu jari.
  4. Sendi engsel atau hinge
    Sendi ini memungkinkan tulang bergerak menyerupai pintu dan bersifat satu arah. Contohnya adalah sendi pada lutut yang menghubungkan tiga tulang (tulang paha, tulang kering dan tulang lutut).
  5. Sendi gulung atau condyloid
    Sendi gulung hanya memungkinkan dua sumbu gerakan, yaitu gerakan membengkokkan (fleksi) dan gerakan meluruskan (ekstensi), serta gerakan menjauh dari tubuh (medial), dan gerakan mendekat ke arah garis tubuh (lateral). Contoh dari sendi gulung adalah sendi penghubung telapak tangan dengan tulang jari.
  6. Sendi peluru atau ball and socket
    Macam-macam sendi yang terakhir adalah sendi peluru. Sendi peluru merupakan sendi yang memungkinkan gerakan ke segala arah. Tubuh manusia hanya memiliki dua sendi peluru. Yang pertama adalah sendi pada pinggul yang menghubungkan tulang panggul dengan tulang paha. Yang kedua adalah sendi pada bahu yang menghubungkan tulang belikat dan lengan atas.

Tips Menjaga Kesehatan Sendi

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga kesehatan sendi yang bisa Anda coba:

  1. Tetap berhati-hati
    Anda dianjurkan untuk menggunakan padding atau bantalan ketika melakukan olahraga berat. Pelindung sendi juga berguna untuk mencegah cedera pada sendi Anda.
  2. Jangan abaikan pemanasan
    Jangan lupa untuk lakukan pemanasan sebelum latihan agar tubuh dapat beradaptasi dengan gerakan-gerakan berat. Pemanasan dapat dilakukan sekitar 5-10 menit sebelum berolahraga.
  3. Hindari duduk dan berdiri terlalu lama
    Duduk atau berdiri terlalu lama akan membuat sendi Anda “terkunci” dalam posisinya. Duduk terlalu lama akan memberi tekanan pada tulang belakang dan pinggul. Sementara berdiri akan memengaruhi sendi di pinggul, lutut, pergelangan kaki dan kaki. Hal ini akan mengurangi pelumasan dan bantalan normal pada sendi Anda sehingga sendi cenderung mudah robek.
  4. Menjaga berat badan ideal
    Memiliki berat badan ideal akan mengurangi tekanan pada sendi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa Anda dapat mengurangi risiko osteoarthritis lutut hingga 50% hanya dengan mengurangi 5kg berat badan Anda.
  5. Makan makanan sehat
    Mengonsumsi sayur dan buah-buahan dalam diet harian Anda merupakan cara yang baik agar tubuh dapat menyerap berbagai nutrisi secara optimal.
  6. Membentuk tulang yang kuat
    Kalsium dan vitamin D berperan penting dalam meningkatkan kesehatan sendi Anda. Asupan makanan yang kaya mineral sangat penting untuk membantu tulang Anda menjadi lebih kokoh sekaligus menurunkan risiko osteoporosis. Kalsium dan vitamin D yang tinggi dapat Anda temukan dalam Susu Entrasol. Susu Entrasol memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah membantu kesehatan tulang dan memperlambat terjadinya osteoporosis. Anda bisa mendapatkan Susu Entrasol dari Kalbe Store.

Sendi yang sehat akan memungkinkan Anda untuk bergerak lebih aktif. Jika Anda mengalami masalah pada sendi, Anda bisa segera temui dokter untuk penanganan lebih lanjut.