Pict : stylepinner.com

NEWSWANTARA – Mendengar kata istimewa, di Indonesia hanya terdapat dua provinsi yang ‘istimewa’ diantaranya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Provinsi Aceh. Kedua provinsi ini diberikan otonomi khusus yang diatur dalam undang-undang.

Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintah daerah yang bersifat khusus dan istimewa yang di atur dengan undang-undang. Predikat istimewa yang diberikan kepada kedua provinsi ini dapat dilihat dari letaknya secara geografis bahkan memiliki kaitan kental dengan sejarah lahirnya Bangsa Indonesia.

Provinsi Aceh dan Yogyakarta punya sejarah tersendiri untuk mendapatkan predikat ‘istimewa’. Aceh secara geografis berada di ujung barat Indonesia selain hak daerah istimewa juga dijuluki sebagai “serambi mekkah” Indonesia dikarenakan Islam bermula dari sana, masyarakat yang dominan muslim dan daerah syari’at yang mempunyai qanun (peraturan daerah) sendiri untuk warganya.

Dasar hukum yang digunakan itu adalah UU No. 11 Tahun 2006 tentang Keistimewaan Provinsi NAD. Aceh sebagai salah satu daerah Istimewa di Indonesia juga memiliki sejarah yang panjang sebelum akhirnya merdeka bersama Indonesia.

Tercatat Kerajaan Samudera Pasai adalah kerajaan Islam pertama di Indonesia yang telah ada sejak abad ke 13 Masehi dan kemudia dilanjutkan dengan Kerajaan Aceh. Sultan Iskanda Muda, Teuku Umar, Cut Nyak Dien, Panglima Polim adalah sedikit dari Pahlawan Nasional yang dimiliki oleh Indonesia yang berasal dari Aceh. Pada masa orde baru, Aceh memiliki nama Daerah Istimewa Aceh sedangkan saat ini (2001 hingga sekarang) nama tersebut diganti menjadi Nanggroe Aceh Darussalam. Aceh terkenal sebagai provinsi penghasilan gas alam dan minyak bumi.

Masjid Raya Baiturrahman yang merupakan ciri khas dari Provinsi Aceh
Masjid Raya Baiturrahman yang merupakan ciri khas dari Provinsi Aceh

Aceh sudah dikenal sebagai provinsi yang melimpah kekayaannya, dari pemerintahan jaman dulu yang menyumbang 28 dari 38 kilogram emas yang ada di Monas. Sedangkan Yogyakarta karena sejarah kekeratonannya juga masyarakat yang menjunjung pluralitas dan keberagaman.

Daerah Istimewa Yogyakarta  merupakan provinsi yang masih berbentuk kerajaan dan merupakan kerajaan yang masih aktif pada tatanan kerajaan hingga sampai dengan saat ini. Provinsi  DIY dipimpin  oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X yang dipilih melalui pemilu oleh rakyat tetapi berdasarkan urutan silsilah keluarga dari kraton Yogyakarta.

Yogyakarta pernah menjadi ibukota Indonesia pada tahun 1950. Kota yang masih kental dengan budaya jawa ini merupakan sebuah daerah tujuan wisata. DIY sejatinya adalah sebuah Kesultanan dengan nama resmi Kasultanan Ngayogyokarto Hadiningrat yang didirikan oleh Sultan Hamengkubuwono I atau Pangeran Mangkubumi pada tahun 1755 yang dikemudian hari berdiri Kadipaten Pakualaman oleh Pangeran Notokusumo pada tahun 1813 yang berdampingan dengan Kesultanan Yogyakarta.

Menjadikan aceh dan DIY sebagai daerah istimewa di Indonesia menunjukan Bangsa Indonesia akan kebesaran serta keberagaman yang dimiliki Indonesia begitu kaya. Tidak dapat dipungkiri bahwa keistimewaan yang diberikan kepada kedua provinsi ini, Aceh dan Yogyakarta mengukir sejarah dimana bangsa Indonesia mampu setara dengan bangsa lainnya di Dunia.

Kerajaan yang ada di dunia mengakui akan keberadaan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Kesultanan Yogyakarta atau Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan kerajaan yang masih bertahan hingga saat ini yang menunjukan ‘istimewa’ di mata dunia untuk bisa dijadikan sebagai warisan dunia. Selain itu daerah syari’at yang mempunyai qanun (peraturan daerah), Provinsi Aceh yang dominan muslim menunjukan keberagaman nilai pancasila terimplementasi dengan baik dalam bhineka tunggal ika.

Negara Indonesia yang merupakan Negara muslim terbesar di dunia yang memiliki potensi yang banyak harus bisa teroptimalkan untuk generasi mendatang. Warisan yang telah ada harus bisa dijaga, diwarisi untuk generasi selanjutnya dalam keberagaman untuk masa depan Indonesia yang lebih baik lagi. Keberagaman Indonesia membuatnya istimewa di mata dunia, ini penting diketahui oleh bangsa Indonesia sendiri yang mampu dijadikan sebagai identitas bagi Bangsa Indonesia.

Berikan Komentar Anda

avatar