NEWSWANTARA – Indonesia mempunyai perbatasan darat dengan tiga negara tetangga, yaitu Malaysia, Papua Nugini dan Timor Leste. Sementara perbatasan laut dengan sepuluh negara tetangga, diantaranya Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Papua Nugini, Timor Leste, India, Thailand, Australia, dan Palau. Negara yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia menjadikan Indonesia sebagai nagara maritim terbesar.

Dari total 17.506 pulau yang ada di Indonesia terdapat pulau-pulau terluar yang menjadi batas langsung Indonesia dengan negara tetangga. Berdasarkan hasil survei Base Point atau Titik Dasar yang telah dilakukan DISHIDROS TNI AL, untuk menetapkan batas wilayah dengan negara tetangga, terdapat 183 titik dasar yang terletak di 92 pulau terluar, sisanya ada di tanjung-tanjung terluar dan di wilayah pantai. Dari 92 pulau terluar ini beberapa pulau yang harus mendapatkan perhatian serius diantaranya:

Pulau Sebatik

Pulau Sebatik
Pulau ini merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang memiliki potensi terlibat masalah dengan negara lain. Pulau Sebatik terletak di Nunukan, Kalimantan Timur yang berbatasan dengan Malaysia

Pulau Rondo

Pulau Rondo
Pulau Rondo berlokasi di Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam. Pulau ini terancam konflik karena berbatasan dengan India

Pulau Miangas

Pulau Miangas
Pulau Miangas adalah salah satu pulau terluar Indonesia yang terancam konflik karena penduduknya sangat dekat dengan budaya negara lain yaitu Filipina daripada budaya Indonesia

Pulau Sekatung

Pulau Sekatung
Letak geografis pulau ini berada di Kepulauan Natuna dan berbatasan dengan Vietnam. Pulau ini memiliki potensi besar terhadap terjadinya konflik dengan negara tetangga

Pulau Nipa

Pulau Nipa
Pulau ini terletak di Kepulauan Riau dan berbatasan langsung dengan Singapura. Pulau ini rawan konflik dan terancam keberadaannya disebabkan adanya eksploitasi pasir secara terus menerus

Pulau Berhala

Pulau Berhala
Pulau ini terletak di Kepulauan Riau dan berbatasan langsung dengan Singapura. Pulau ini rawan konflik dan terancam keberadaannya disebabkan adanya eksploitasi pasir secara terus menerus

Pulau Fani, Pulau Fanildo, Pulau Brass

Pulau Fani
Pulau Fani berada di Papua Barat tepatnya di Kabupaten Sorong. Pulau ini terancam terlibat konflik dengan negara tetangga yaitu Palau. Pulau Fanildo ini sangat rawan konflik dengan negara tetangga. Pulau Fanildo terletak di Brass Kabupaten Supiori, Papua. Pulau Brass juga merupakan salah satu pulau yang rawan konflik yaitu sengketa maritim

Pulau Batek & Pulau Dana

Pulau Batek
Pulau yang berada di Laut Sawu Kupang, NTT ini juga rawan dengan konflik terhadap negara tetangga yaitu Timor Leste. Pulau dana merupakan salah satu pulau terluar Indonesia dengan wilayah berada di Samudera Hindia serta berbatasan dengan Australia. Pulau ini terletak di Kabupaten Kupang, NTT

Sebagai negara kepulauan yang berwawasan nusantara, maka Indonesia harus menjaga keutuhan wilayahnya. Pulau-pulau terluar biasanya adalah daerah terpencil, miskin bahkan tidak berpenduduk dan jauh dari perhatian Pemerintah.

Keberadaan pulau-pulau ini secara geografis sangatlah strategis, karena berdasarkan pulau inilah batas negara kita ditentukan. Pulau-pulau ini seharusnya mendapatkan perhatian dan pengawasan serius agar tidak menimbulkan permasalahan yang dapat menggangu keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya pulau yang terletak di wilayah perbatasan dengan negara-negara yang tidak atau belum memiliki perjanjian dengan Indonesia.