Pict : merdeka.com

NEWSWANTARA –  Di era digital seperti saat ini teknologi informasi memegang peran sangat penting dalam membangun kemajuan suatu negara, tak terkecuali Indonesia. Membangun Indonesia dengan teknologi merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan oleh segenap anak bangsa dalam mewujudkan kemajuan Indonesia.

Pada tahun 2020 Indonesia akan mendapat bonus demografi, dimana usia produktif lebih besar (15-64 tahun) dibandingkan dengan yang tidak produktif (14 tahun ke bawah dan 65 ke atas). Penduduk Indonesia sekarang mencapai 250 juta lebih dan menjadikan Indonesia sebagai negara denagn jumlah penduduk terbesar ke empat setelah Brazil.

Jumlah SDM yang sangat besar dengan luas wilayah dan kekayaan yang melimpah ruah menjadi sebuah bentuk potensi yang dimiliki Indonesia kedepannya. Kekayaan Indonesia bukan hanya cerita belaka, atas dasar kekayaan yang dimiliki Indonesaia itulah sehingga membuat para penjajah saling memperebutkan Indonesia sebagai negara jajahannya pada saat itu.

Hampir dari berbagai sektor dimiliki oleh Indonesia. Mulai dari sektor pertanian, pertambangan, perikanan, hingga pariwisata. Bisa dikatakan negara yang hampir mendekati kata sempurna, hingga mengundang ‘kecemburuan’ bagi negara lain untuk menguasainya.

Potensi yang dimiliki oleh Indonesia sekarang ini, menjadi sebuah modal penting untuk bisa mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Sebuah langkah Inovatif tentunya sangat diperlukan dalam mengelola dan mengoptimalkan kekayaan alam Indonesia yang sangat berlimpah ruah.

Kesiapan rakyat dibutuhkan untuk bisa mengelola segala bentuk potensi yang dimiliki. Berlakunya persaingan global menjadi titik balik untuk menyatakan kesiapan dalam mengejar ketertingalan. Mengambil langkah inovatif dapat dilakukan melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga : GESITS, Bukti Inovasi Indonesia Untuk Dunia

Suatu negara yang kuat dan makmur jika didukung oleh pondasi Iptek akan tumbuh dan berkembang. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi faktor yang penting dalam menopang kemajuan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan bangsa secara berkelanjutan. Dengan begitu inovasi akan tumbuh, sehingga nantinya akan meningkatkan produktivitas perekonomian dan daya saing bangsa.

Terlebih pada era digital sekarang ini, perkembangan teknologi yang kian pesat memberi peluang baru. Permasalahan yang dihadapi bangsa dapat dijadikan sebuah tantangan sekaligus peluang untuk terus melakukan inovasi.

Satu bukti diantaranya seperti apa yang dilakukan oleh Nadiem Makarim dengan Go-Jek. Sebelumnya yang paling menarik perhatian dunia seperti pencapaian yang dilakukan oleh B.J Habibie dengan inovasinya di bidang kedirgantaraan.

Baca Juga : GO-JEK, Menangkap Peluang dari Sebuah Ancaman

Sumber daya manusia yang dimiliki oleh Indonesia sekarang ini cukup besar. Kemampuan aktualisasi dibutuhkan dalam membangun mental untuk usia produktif. Bonus demografi yang ada di depan mata terpandang seperti dua mata pisau bagi Indonesia.

Memandang masa depan Indonesia dibutuhkan langkah yang cukup strategis dalam pengembangan teknologi anak bangsa. Riset mendalam yang menggunakan teknologi terbarukan akan meningkatkan produktivitas nasional yang kini mulai diperhitungkan.

Sejalan dengan apa yang pernah disampaikan oleh Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti), Muhammad Dimyati, yang menyatakan jika negara-negara maju saat ini sedang memonitoring setiap gerak-gerik Indonesia dalam hal pengembangan teknologi.

Kemajuan teknologi merupakan sumber pertumbuhan output yang sangat penting bagi Indonesia. Kemajuan teknologi akan membawa dampak positif yang sangat luas terhadap seluruh kegiatan ekonomi masyarakat dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahterah.

Berikan Komentar Anda

avatar