KJA Offshore Pangandaran
Keramba Jaring Apung (KJA) lepas pantai di Kabupaten Pangandara. [Pict : Istimewa]

NEWSWANTARA – Proyek Keramba Jaring Apung (KJA) Lepas Pantai atau KJA offshore menjadi terobosan pemerintah untuk sektor perikanan. KJA ini berlokasi di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang, Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran. Proyek yang akan menjadi cikal bakal nilai tambah sektor perikanan Indonesia.

KJA offshore tersebut nantinya akan diisi benih ikan kakap putih. KJA Offshore ini memiliki 8 lubang dan setiap lubangnya akan diisi sekitar 120.000 benih ikan. KJA offshore yang digalakkan pemerintah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ikan konsumsi yang terus bertambah seiring semakin bertambahnya kebutuhan protein di dunia.

Baca juga : 

KJA Offshore yang diterapkan di Pangandaran memiliki teknologi tinggi yang tidak hanya berukuran raksasa. KJA offshore ini bisa bertahan terhadap gelombang samudra dan terjangan ikan berukuran besar sekalipun, dan juga mudah serta cepat untuk dirangkai maupun dibongkar kembali dan ramah lingkungan.

Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang sangat besar. Sebagai negara kepulauan, potensi industri budidaya ikan di Indonesia sangatlah tinggi. Saat ini, pembangunan industri budidaya ikan di Indonesia dilakukan di laut pesisir dengan pemanfaatan potensi laut pesisir baru mencapai 1%.

Seiring dengan berkembangnya kegiatan ekonomi, pemanfaatan wilayah laut Indonesia untuk industri budidaya ikan akan bergeser dari laut pesisir menuju laut lepas. Saat ini Indonesia penempati peringkat ke-2 untuk produksi perikanan tangkap laut dunia, peringkat ke-4 untuk produksi perikanan budidaya di dunia, dan peringkat ke-2 untuk budidaya rumput laut di dunia.

Hal tersebut menjadi modal besar untuk membangun perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Budidaya ikan di laut lepas sangatlah menjanjikan karena laut lepas Indonesia memiliki luas yang jauh lebih besar daripada luas laut pesisir. Diaplikasikannya KJA Offshore Pangandaran akan membantu mendorong meningkatkan sektor perikanan Indonesia.

KJA Offshore Pangandaran menarget hasil panennya sebesar 946 ton/tahun, berbeda dengan KJA biasa yang hanya 5,4 ton/tahun/unit. Pengembangan KJA Offshore ini akan di diterapkan tiga kawasan strategis, yakni perairan Kepulauan Karimunjawa, Jawa Tengah; Pangandaran, Jawa Barat; dan Pulau Sabang, Aceh. ©nws


Diolah dari berbagai sumber 

Berikan Komentar Anda

avatar