Durian
Durian (Pinterest)

NEWSWANTARA – Dibalik cita rasanya yang cukup menggoda, buah yang memiliki sebutan populer sebagai “raja dari segala buah” (King of Fruit) ini juga memiliki bau khas yang cukup tajam. Durian merupakan salah satu jenis buah yang memiliki banyak peminat di Indonesia. Selain buahnya yang sangat lezat, saat ini olahan buah durian juga sudah banyak populer seperti olahan kue, minuman bahkan masakan nusantara seperti tempoyak dari Kalimantan.

Baca Juga:

Buah yang memiliki nama Latin Durio zibethinus ini berasal dari wilayah Asia Tenggara, terutama Indonesia. Meski populer, durian adalah satu-satunya buah yang tidak diizinkan dibawa oleh penumpang dalam segala jenis moda transportasi umum modern, seperti kereta api, pesawat, hingga bus.

Durian tegolong buah yang cukup kontroversial, meskipun banyak orang yang menyukainya, namun sebagian orang malah tidak menyukainya karena bau/aromanya yang cukup tajam dam menyengat.

Tim Peneliti dari National Cancer Centre Singapore (NCCS) berhasil menemukan asal muasal keberadaan bau tajam yang dihasilkan durian. Teh Bin Tean, salah satu peneliti di NCCS, mengungkapkan bahwa bau tajam yang khas dari buah durian dihasilkan oleh salah satu gen pada buah berduri tersebut.

Dalam kesimpulan hasil penelitian tersebut, gen yang menyebabkan adanya bau tajam itu adalah methionine gamma-lyase (MGL). MGL diketahui menghasilkan volatile sulphur compounds (VSC) yang baunya menjadi kekhasan dari buah durian yang selama ini lazim dikonsumsi.

Walaupun bau buah durian ketika matang cukup menyengat, bau tersebut penting bagi durian yang hidup di alam liar. Para peneliti berkata bahwa bau durian yang khas membantu menarik hewan untuk memakannya dan menyebarkan bijinya.

Para peneliti dari NCCS membutuhkan waktu setidaknya tiga tahun untuk menemukan gen yang menjadi asal muasal keberadaan bau tajam durian, khususnya durian jenis Musang King (Durio Zibethinus). Penemuan itu, menurut Teh Bin Tean, tercatat menjadi yang pertama di dunia.

Berikan Komentar Anda

avatar