Buah Manggis Kualitas Ekspor
Buah manggis Indonesia kini menjadi komoditi unggulan yang telah menjangkau pasar ekspor (Foto: Detik/Ari Saputra)

NEWSWANTARA – Buah manggis memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan terutama untuk pengobatan penyakit kanker. Di negara tropis seperti Indonesia, buah ini tumbuh subur dan menjadi komoditi unggulan yang telah menjangkau pasar ekspor. Beberapa negara tujuan ekspor kebanyakan ke Asia Timur seperti Tiongkok dan Hongkong.

Potensi ekspor manggis ke mancanegara sangat besar setelah China kembali membuka kesempatan bagi Indonesia untuk mengekspor ke negara tersebut. Tercatat April 2018 lalu, salah satu sentra penghasil manggis di Bali mengekspor hingga 1.000 ton ke berbagai negara, sebanyak 150 ton di antaranya ke China.

(Baca juga: Bersinergi Meningkatkan Produksi Komoditas Jagung Nasional)

Walaupun jumlah ekspor manggis ke China cukup besar, namun Badan Karantina Kementerian Pertanian sebelumnya sempat menghadapi kendala sertifikasi dan kualitas produk sesuai persyaratan negara pengimpor China.

Beberapa tahun terakhir, Indonesia rutin mengeskpor manggis ke-29 negara. Beberapa negara pengimpor terbesar seperti Thailand, Malaysia, Hongkong, Vietnam, Uni Emirat Arab, Belanda, Perancis, Saudi Arabia, dan China. Kementerian Pertanian mengatakan potensi pengembangan tanaman manggis di Indonesia sangat besar.

Dilihat dari lahan yang cukup luas tersebar di berbagai daerah, keragaman jenis tanaman manggis di Indonesia juga sangat banyak. Dari 400-an jenis yang ada di dunia, 100 jenis di antaranya tumbuh di Indonesia. Selain itu, kemampuan petani dan teknologi yang ada sangat menunjang bagi pengembangan produksi manggis.

(Baca juga : Indonesia Masih Menjadi Eksportir Terbesar Kayu Manis)

Indonesia menduduki peringkat ke-5 dunia sebagai negara produsen manggis terbesar di dunia, setelah India, China, Kenya, dan Thailand. Namun demikian, pada tahun 2018 sudah ekspor manggis 35 ribu ton ke China, Malaysia, Thailand, Vietnam, Hong Kong, Perancis dan negara lainnya.

Dari portal online Kementan, ekspor manggis di tahun 2018 naik 300% dibandingkan 2017 sebesar 9 ribu ton. Ini merupakan peningkatan sangat besar, selisihnya cukup besar dalam kompetisi global saat ini. Pemupukan dan perawatan tanaman merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas manggis.

(Baca juga : Mengoptimalkan Potensi Kakao Di Indonesia)

Beberapa sentra produksi manggis berada di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali dan Sumatera serta beberapa provinsi lain.

Untuk itu, penting dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman agar manggis yang diproduksi lebih mutu. Selanjutnya untuk bisa masuk ekspor maka harus dilakukan registasi kebun dan sertifikasi packaging house agar nantinya dapat membantu dalam meningkatkan kuantitas ekspor manggis.


Diolah dari berbagai sumber

Berikan Komentar Anda

avatar