siswa pencipta alat pembersih sampah
Elizabeth Widya Nidianita, Nurina Zahra Rahmati, dan Tri Ayu Lestari yang merupakan siswa pencipta alat pembersih sampah. [Pict : Istimewa]

NEWSWANTARA – Berawal dari kurangnya kesadaran masyarakat akan sampah, tiga siswa SMA menciptakan alat penyaring sampah di sungai. Mereka itu ialah Elizabeth Widya Nidianita, Nurina Zahra Rahmati, dan Tri Ayu Lestari yang berasal dari SMA 6 Yogyakarta. Temuan yang membuahkan medali emas pada lomba inventor muda.

Kompetisi International Exhibition of Young Inventors (IEYI) mengundang inventor muda untuk berinovasi berlangsung di Malaysia. Alat penyaring sampah atau disebut juga turbine-under-shot waste filter ini sangat cocok diaplikasikan di Indonesia yang kesadaran masyarakatnya akan sampah masih kurang.

Baca Juga: 

Banyaknya masyarakat yang masih membuang sampah di sungai akan membawa dampak negatif bagi ekosistem di sungai. Selain itu juga dampak yang sering dirasakan yaitu bencana banjir. Hal ini yang menjadi latar belakang ide siswa SMA 6 Yogyakarta hingga membawa mereka mendapatkan medali emas dengan kategori green technology.

Alat ini masih dikembangkan lebih lanjut agar dapat segera direalisasikan. Menurut Nurina, alat ini masih akan disempurnakan dan terus disosialisasikan ke masyarakat. Ia juga menambahkan, bahwa akan mengembangkan lebih lanjut agar bak sampah yang terdesain saat ini dapat memisahkan antara sampah organik dan yang nonorganik.

Prototipe ini memiliki dua turbin yang berfungsi untuk membuat arus untuk menarik dan mengumpulkan sampah ke saluran bagian tengah, wadah yang terpasang berupaya jaring untuk mengangkat sampah yang sudah terkumpul dan akan masuk ke bak penampung sampah yang bisa diambil antara dua sampai tiga hari.

Prototipe tersebut berukuran 50 x 30 cm berwarna perak. Di sisi mulut alat yang diberi nama Thundershot dengan baling-baling vertikal yang mampu menarik arus. Di sisi pangkalnya terdapat sabuk berputar yang dipasang plat menyerupai sekop. Jika alat itu nantinya dipasang dalam beberapa titik sungai, maka akan dapat menyelesaikan permasalahan banjir yang dihadapi kota-kota besar di Indonesia seperti halnya di Jakarta.


Diolah dari berbagai sumber 

Berikan Komentar Anda

avatar