NEWSWANTARA – Pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari pelayanan yang harus diberikan oleh negara kepada rakyat sebagai salah satu unsur dalam pembangunan nasional. Pembangunan infrastruktur khususnya jalan raya merupakan pembangunan yang bersifat vital sebagai penunjang dalam pertumbuhan PDRB (Produk Domestic Regional Bruto) daerah serta meningkatkan aktivitas perekonomian bagi suatu negara.

Dalam upaya pelayanan infrastruktur jalan raya khususnya yang ada di Pulau Jawa, Presiden Republik Indonesia ke-7 Joko Widodo menargetkan, jalan tol Trans Jawa yang akan menghubungkan Surabaya – Merak (Banten)  dengan jarak total sekitar 1.000 kilometer akan terhubung pada tahun 2018.

Dalam masa 5 tahun kepemimpinannya, Presiden Jokowi memberikan target kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk merampungkan proyek 1.000 Km jalan tol di Indonesia. Salah satunya adalah proyek tol Trans Jawa yang akan menghubungkan Surabaya sampai Merak (Banten).

Setelah 70 tahun merdeka, hingga hari ini tercatat Indonesia baru mempunyai 840 kilometer jalan tol. Pembangunan infrastruktur negeri ini masih kalah jika dibandingkan dengan negara lain seperti China. China sudah memiliki 60 ribu kilometer jalan tol. Setiap tahun di China bisa membangun antrara 4 – 5 ribu kilometer.

Persoalan utama yang selalu menjadi kendala proyek jalan tol Trans Jawa tersebut adalah mengenai pembebasan lahan, namun persoalan tersebut sebagian besar sudah dapat terselesaikan. Saat ini pemerintah berkonsentrasi pada dua hal besar, yakni deregulasi dan infrastruktur. Deregulasi ini dimaksudkan agar ada kecepatan bertindak dalam melaksanakan pembangunan.

Dengan adanya pembangunan infrastruktur jalan tol Trans Jawa yang akan menghubungkan Surabaya – Merak (Banten), diharapkan Indonesia mampu untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur dari negara lain. Pembangunan infrastruktur jalan raya, akan berdampak pada percepatan mobilitas orang maupun mobilitas barang. Transportasi lebih murah, biaya logistik lebih murah dan barang akan menjadi lebih kompetitif, serta harganya murah.

Berikan Komentar Anda

avatar