(Tempo.co)

NEWSWANTARA – Mulai hari Kamis (1/12/16) PT ASDP Indonesia Ferry telah mengoperasikan layanan feri jarak jauh lintas Surabaya-Lombok. Layanan feri jarak jauh tersebut menggunakan kapal buatan anak bangsa, yakni KMP Legundi.

Kapal feri yang diberangkatkan dari dermaga Jamrud Utara 310, Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya akan berlayar menuju Pelabuhan Laut Pelindo III Lembar, Lombok.

Dibukanya jalur pelayaran baru tersebut merupakan sebuah komitmen dari ASDP guna mendukung penurunan biaya logistik yang tinggi dan pengembangan sektor pariwisata melalui layanan feri jarak jauh.

Pengguna jasa pelayaran kini dapat menikmati perjalanan dari Surabaya menuju Lombok dengan KMP Legundi yang menyediakan berbagai fasilitas. Tentunya, perjalanan dengan kapal ASDP ini lebih hemat, aman dan nyaman.

Pengguna jasa dapat menikmati indahnya laut yang melintasi Surabaya-Lombok dari sudut jendela ruang penumpang yang full AC. ASDP akan memberikan layanan tambahan berupa satu kali makan tanpa biaya.

Tarif Pelayaran Feri Surabaya-Lombok:

  • Penumpang dewasa Rp 72.000, anak- anak Rp 47.000.
  • Kendaraan golongan I  Rp 117.000.
  • Kendaraan golongan II Rp 197.000.
  • Kendaraan golongan III Rp 392.000.
  • Kendaraan golongan IV penumpang Rp 1.385.000.
  • Kendaraan golongan IV barang Rp 1.252.000.
  • Kendaraan golongan V penumpang Rp 2.657.000.
  • Kendaraan golongan V barang Rp 2.194.000.
  • Kendaraan golongan VI penumpang Rp 4.510.000.
  • Kendaraan golongan VI barang Rp 3.629.000.
  • Kendaraan golongan VII Rp 4.574.000.
  • Kendaraan golongan VIII Rp 6.829.000.
  • Kendaraan golongan IX Rp 10.234.000.

Pelayaran Surabaya-Lombok dijadwalkan dua kali dalam seminggu, dengan waktu pelayaran sekitar 21 jam. Dari Surabaya berangkat hari Senin dan Kamis, lalu dari Lombok hari Rabu dan Sabtu.

Baca Juga:

Sebagai perbandingan, untuk perjalanan Surabaya-Lombok melintasi jalur darat dan penyeberangan Jawa-Bali memakan waktu tempuh lebih dari 30 jam.

Rencananya, secara bertahap ASDP akan menyiapkan lima unit kapal berkapasitas di atas 5.000 tonase kotor (gross tonnage/GT) untuk layanan feri jarak jauh. Kapal feri yang disiapkan mampu menampung 1.000 penumpang dan 100 truk.

Dengan adanya layanan feri jarak jauh lintas Surabaya-Lombok, setidaknya dapat mengurangi biaya logistik dan mendukung sektor pariwisata setempat. Bahkan, layanan feri jarak jauh tersebut juga mampu mengurangi kepadatan lalu lintas darat.

Saat ini, jumlah rute penyeberangan ASDP telah mencapai 195 rute dengan rincian 143 rute perintis dan 52 rute komersial. Dari total rute penyeberangan tersebut, sebanyak 53 rute melayani feri jarak jauh.

Berikan Komentar Anda

avatar