pict : pasuruankota.go.id

NEWSWANTARA – Indonesia merupakan negara besar dengan potensi dan peluang ekonomi yang menjanjikan. Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang bisa menjadi peluang dalam kemajuan sektor perekonomian.

Sumber daya manusia juga melimpah yang bisa menjadi potensi sekaligus menciptakan peluang pasar yang bisa menggerakkan perekonomian. Selain bertumpu pada faktor sumber daya alam, Indonesia juga tumbuh dengan ditopang oleh besarnya konsumsi domestik yang besar. Masa mendatang pertumbuhan kelas menengah baru bahkan kian membesar.

McKinsey Global Institute memperkirakan pada 2030 pertumbuhan kelas konsumen Indonesia menjadi 135 juta dari 45 juta penduduk yang saat ini berpendapatan USD 3.600 per kapita per tahun. Indonesia juga memiliki potensi dan peluang menjadi negara besar dalam kekuatan ekonomi dunia.

Survei McKinsey Global Institute (2012) menyebutkan Indonesia berpotensi menjadi negara maju, setidaknya akan tercapai pada 2030 dan memperkirakan ekonomi Indonesia menjadi terbesar ketujuh dunia pada 2030.

Setidaknya ada empat sektor potensial yang akan menopang laju perekonomian Indonesia pada masa mendatang yakni pelayanan konsumen atau jasa, pertanian dan perikanan, sumber daya alam, serta pendidikan. Potensi pasar domestik pada empat sektor tersebut akan meningkat dari USD 0,5 triliun menjadi USD1,8 triliun. Selain itu, menurut McKinsey Global Institute (2012) ada beberapa faktor yang mendorong Indonesia menjadi negara industri maju.

Pertama, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai paling stabil di dunia. Kesimpulan ini juga diperkuat oleh laporan Bank Indonesia bahwa perekonomian Indonesia paling stabil di dunia dalam periode 4-5 tahun terakhir. Kedua, sekitar 90% pertumbuhan ekonomi nasional berasal dari wilayah di luar Jawa.

Jadi, pertumbuhan ekonomi ini bukan hanya terjadi di Jawa atau Jakarta. Ketiga, sekitar 11% ekspor komoditas berasal dari sektor non migas. Ini membantah mitos bahwa model pertumbuhan dalam negeri didominasi ekspor. Keempat, pemakaian sumber daya sudah berkurang, bahkan sudah berkurang hingga 7%. Ini juga membantah bahwa sumber daya adalah penopang utama perekonomian.

Kelima, sekitar 60% pertumbuhan ekonomi ditopang oleh peningkatan produktivitas. Ini juga membantah bahwa pertumbuhan ekonomi hanya dari pertumbuhan angkatan kerja (sindonews.com). Pada satu sisi, ada optimisme bahwa ekonomi Indonesia memiliki peluang untuk menjadi kekuatan ekonomi besar dunia.

Namun, yang lebih penting adalah bagaimana untuk mampu mendayagunakan kemampuan dan kapasitas bangsa dalam mengeliminasi berbagai hambatan dan sekaligus mengoptimalkan potensi dan peluang sumber daya yang ada. Kekayaan Indonesia bukan lagi hanya ucapan belaka, melainkan nyata yang harus dioptimalkan dalam mewujudkan kesejahteraan umum.

Berikan Komentar Anda

avatar