Tambang Batu Hijau
Lokasi tambang terbuka milik PT Newmont Nusa Tenggara di Batu Hijau , Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat [ANTARA/Prasetyo Utomo]

NEWSWANTARA – Produksi tambang yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat ini mencapai mencapai 170.000 ton Pada tahun 2017. Perusahaan yang mengelolah sumber daya alam Kabupaten Sumbawa Barat ini sebelumnya di pegang oleh PT Newmount Nusa Tenggara (NNT) yang kemudian diakuisi oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Produk hasil tambang ini berupa konsentrat tembaga, emas, dan perak yang berlokasi di kabupaten Sumbawa Barat yang salah satu daerah operasionalnya terletak di Batu Hijau. Batu Hijau adalah sebuah tambang terbuka, di mana semua mineral berharga yang mengandung unsur tembaga, emas, dan perak ditambang dari permukaan tanah.

Pertambangan di daerah ini sudah dimulai di sejak tahun 1986 yang kemudian mulai berproduksi pada tahun 2000 dengan luas area kontrak awal yaitu 1.127.134 Ha. Saat ini daerah eksplorasi sudah meluas ke Kecamatan Lunyuk yang telah memasuki Kabupaten Sumbawa Besar.

Tambang Batu Hijau ini memiliki cadangan 6,2 miliar pon (3,1 juta ton) tembaga. Tambang Batu Hijau berada pada ketinggian 450 meter di atas permukaan laut, 15 kilometer dari pelabuhan yang dibangun perusahaan di Teluk Benete Kecamatan Maluk dengan luas 1,12 hektar.

Baca Juga:

Sementara itu cadangan emas yang diperkirakan masih tersisa sebanyak 6,9 miliar ons atau 690 ribu ton di ‘Tanah Samawa’. Potensi pertambangan yang besar menunggu untuk dioptimalkan. Potensi ekonomi Pulau Sumbawa sangat besar jika pertambangan bisa dioptimalkan dengan maksimal.

Aktivitas pertambangan akan banyak membantu masyarakat dalam meningkatkat kesejahteraan. Pemerintah daerah dituntut terus meningkatkan infrastruktur untuk membuka kantong-kantong ekonomi di lima kabupaten/kota di pulau tersebut. Membuka keran investasi dan mempermudah dalam kegiatan birokasinya akan membantu dalam megoptimalkan potensi pertambangan.

Adanya aktivitas pertambangan di daerah Sumbawa Barat ini menambah produktivitas daerah dalam mengoptimalkan hasil bumi yang dimiliki. Peningkatan pemasukan daerah tidak hanya bisa didapat dari pertambangan, Sumbawa Barat juga memiliki sektor pertanian, peternakan hingga pariwisata untuk bisa meningkatkan pendapatan daerahnya.

Berikan Komentar Anda

avatar