ambang Emas Martabe
Lokasi Tambang Emas Martabe yang diambil dari udara [Istimewa]

NEWSWATARA – Terdapat beberapa tambang emas besar di Indonesia salah salah satunya Tambang Emas Martabe. Tambang emas ini terletak di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Tambang ini merupakan investasi Indonesia dan Sumatera Utara yang bernilai sebesar US$ 900 juta yang telah berproduksi sejak tahun 2012.

Kapasitas operasi Tambang Emas Martabe adalah lebih dari 5 juta ton bijih per tahun untuk memproduksi lebih dari 300.000 ounce emas dan 2-3 juta ounce perak per tahun. Tambang ini akan beroperasi setidaknya selama 10 tahun dan membuka peluang pembangunan di Batangtoru dan Muara Batangtoru.

Baca juga : 

Melalui AISC (All-In Sustaining Cost) sebagaimana yang telah diperhitungkan dengan menggunakan Panduan Dewan Emas Dunia (WGC), diharapkan berada nominal yag di didapatkan berkisaran US$ 650 dan US$ 750 per ounce emas yang dijual. Suatu hal potensial untuk harus dioptimalkan.

Adanya Tambang Martabe memberikan manfaat substansial kepada Pemerintah Indonesia melalui pajak, royalti, dan deviden. Selain itu juga membantu meningkatkan dukungan pengembangan masyarakat. Salah satunya dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat setempat untuk bekerja di Tambang Emas Martabe.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban sosial, tambang emas Martabe berhasil mempekerjakan 70% tenaga kerja lokal untuk penempatan site. Pada akhir tahun lalu, terdapat total 1.672 pekerja lokal atau sudah mencapai 70,4%. Hal ini akan terus ditingkatkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

Selain itu sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap lingkungan, perusahaan melakukan rehabilitasi lahan operasional. Tambang Emas Martabe telah melakukannya terhadap total 12,1 hektare lahan. Total bibit pohon yang telah ditanam yakni 4.653 dan terdapat sisa 2.696 bibit pohon karena bagian dari good mining pratictise.

Martabe telah melakukan beberapa langkah besar untuk meningkatkan operasionalnya. Instalasi pemecah batu kedua (secondary crusher) mulai dilakukan tahun 2017, sehingga pada saat dioperasikan tahun 2017, Martabe mampu meningkatkan throughput process plant sampai 5 juta ton per tahun.

Tambang Emas Martabe terletak di sisi barat pulau Sumatera memiliki luas wilayah 1.639 km2, di bawah Kontrak Karya generasi keenam (“CoW”) yang ditandatangani April 1997. Besarnya sumber daya alam di sekitar tambang, perusahaan terus memperluas daerah pertambangan agar bisa teroptimalkan dan membawa dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

Berikan Komentar Anda

avatar