Pict : liputan6.com

NEWSWANTARA – Gerhana Matahari Total (GMT), merupakan sebuah fenomena alam yang terjadi setiap 350 tahun sekali. Kebanyakan orang tidak ingin melewatkan momentum penampakan alam yang sangat langkah tesebut, dimana puncak dari fenomena gerhana matahari total tersebut akan terjadi pada 9 Maret 2016 mendatang.

Kabupaten Poso merupakan salah satu dari beberapa daerah di Indonesia yang akan dilintasi oleh gerhana matahari total. Adapun beberapa wilayah di Indonesia yang akan dilintasi gerhana matahari total meliputi, Palembang, Belitung, Balikpapan, Luwuk, Sampit, Palu, Ternate, Bangka Belitung, Palangkaraya, Poso, serta Halmahera.

Poso menjadi daerah terlama yang akan dilewati oleh gerhana matahari dengan waktu 2 menit 52 detik. Setelah gerhana matahari berlangsung, Poso harus menunggu sekitar 350 tahun untuk bisa merasakan lagi gerhana matahari total.

Hasil survey yang dilakukan oleh tim dari Institut Teknologi Bandung dan LSM Institut Mosintuwu poso menunjukan, durasi total gerhana matahari di Kabupaten Poso terjadi di beberapa titik, diantaranya adalah, Desa Kalora selama 2 menit 52 detik, lapangan Kasintuwu Poso selama 2 menit 40 detik, lapangan Pamonah Puselembah selama 1 menit 4 detik, dan lokasi festival Danau Poso selama 48 detik.

Menyambut fenomena alam yang langkah tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Poso bekerja sama dengan Institut Mosintuwu, Universe Awareness Indonesia (UNAWE), Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung, dalam menyelenggarakan festival gerhana matahari total yang dinamakan dengan festival Kawaninya, serta di dukung oleh komunitas Ayo dongeng Indonesia.

Pict : kompas.com
Pict : kompas.com

Istilah Kawaninya merupakan istilah yang berasal dari Pamona, yang berarti gelap total. Festival Kawaninya pun akan berlangsung selama dua hari dan diawali dengan Tari Motaro, yang merupakan tarian massal menyambut tamu-tamu agung, kemudian dilanjutkan dengan penampilan musik, lagu, tari dan budaya tradisional setempat. Sudah tercatat sekitar 5000 turis mancanegara dari 12 negara akan datang ke Poso untuk menyambut fenomena Gerhana Matahari Total.

Pada celah Festival Kawaninya, akan diadakannya Kampanye Damai Poso. Kampanye tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk menjelaskan bahwa semua yang ada di bumi ini memiliki rasa saling berkaitan, seperti tumbuhan yang bisa hidup karena adanya matahari. Mengingat kota ini juga pernah mengalami masa lalu yang kelam dalam konflik yang tidak semestinya harus terjadi.

Fenomena alam yang terjadi pada 9 maret mendatang diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam kemajuan bidang pariwisata di Indonesia, serta diharapkan mampu mempromosikan wisata Indonesia secara global. Memiliki alam yang kaya serta budaya yang beragam nantinya mampu mendorong Indonesia untuk dapat bersaing menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang ada di dunia.

Sebuah momentum yang saat langkah ini harus mapu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh mayarakat maupun pihak terkait yang bertanggung jawab dalam mempromosikan potensi yang ada di Indonesia. Potensi yang ada di Indonesia harus teroptimalkan guna mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Poso, serta masyarakat Indonesia pada umumnya.

Berikan Komentar Anda

avatar