pict : youtube.com

NEWSWANTARA – Indonesia merupakan negeri yang kaya akan ragam seni budaya dan sudah semestinya Indonesia berbangga akan keragaman seni budaya yang dimiliki, maka sudah selayaknya bagi bangsa dan masyarakat negeri ini untuk melestarikan dan menjaga ragam seni budaya yang ada di Indonesia ini. 

Jadi tidak mustahil jika banyak hasil cipta rasa dan karya dalam berbagai adat dan ragam seni budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia ini selalu dilirik oleh bangsa lain. Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional.  Seni Musik merupakan salah satu media yang sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan melalui media suara.

Keberagaman yang dimiliki menjadikan indonesia kaya akan kesenian serta budaya. Ragam yang terbentuk dari berbagai daerah yang ada di Indonesia yang mampu menghasilkan kesenian yang beragam pula. Musik  tradisional salah satunya, musik yang berkembang di daerah sekitar musik itu berasal. salah satu contoh adalah musik gamelan. Musik tradisional disebut juga musik daerah, yaitu merupakan jenis musik yang muncul atau lahir dari budaya daerah secara turun-menurun. 

pict : artsactive.org.uk
pict : artsactive.org.uk

Ada 34 alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari berbagai daerah. Indonesia memiliki 34 provinsi yang masing-masing memiliki alat musik tradisional yang berbeda-beda. Sebenarnya ada banyak alat musik tradisional indonesia, hanya saja terdapat 34 alat musik tradisional yang populer dan terkenal pada setiap daerah tersebut. 

Angklung salah satunya, alat musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional berkembang dalam masyarakat berbahasa Sunda di Pulau Jawa bagian barat. Alat musik ini dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Laras (nada) alat musik angklung sebagai musik tradisi Sunda kebanyakan adalah salendro dan pelog.

Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Non bendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010. Angklung telah dikenal hingga dunia internasional. Di negara Malaysia, Thailand, Korea Singapura, dan Australia, murid sekolah sudah diajarkan cara bermain angklung. Bahkan berhasil mencatat rekor Dunia atau “Guinness World Records” lewat angklung, dimana pesertanya adalah orang orang yang tidak hanya berasal dari orang indonesia dan dilakukan di Amerika Serikat.

Lebih dari 5 ribu orang mampu memainkan lagu “We Are The World” dengan menggunakan angklung di Washington DC, Amerika Serikat. Para peserta berhasil memainkan angklung dibawah panduan Daeng Udjo dari Saung Angklung Udjo Bandung. Selain itu yang mampu menarik perhatian dunia internasional yaitu gamelan, hingga dibentuknya sebuah band gamelan bernama Gamelan Son of Lion di Amerika Serikat.

Tidak hanya angklung Untuk kedua kalinya musik trasional Indonesia  Genjring, musik khas tradisional Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang merupakan perpaduan musik calung, kenthong, dan genjring mewakili Indonesia dalam festival kesenian tingkat Internasional.

Ketua DKKB Banyumas mengaku bangga karena bisa mendapat kepercayaan kedua kalinya untuk tampil dalam festival kesenian Cioff yang diikuti sekitar 10 negara. Negara-negera tersebut antara lain Srilangka, Singapura, Belanda, Jepang, Spanyol, Amerika Serika, Venezuela, Turki, Thailand, dan Malaysia. 

Dengan keberagaman serta presatasi yang telah ditorehkan di dunia intersional, sudah saatnya bangsa Indonesia menjaga serta mampu melestarikan kekayaan yang dimiliki. Tidak hanya itu, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga identitas serta kekompakan pada keberagaman yang mampu menghasilkan seni, sebagaimana alunan musik tradisional Indonesia.

Berikan Komentar Anda

avatar