Kenali Dahulu Bahasa Banjar Sebelum Berlibur ke Banjarmasin

Pasar apung Lok Baintan, salah satu ikon khas Banjarmasin. Sumber: pulaubanuabanjar.com

NEWSWANTARA – Sebelum memutuskan untuk berlibur ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan ada baiknya anda membekali diri terlebih dahulu dengan beberapa pengetahuan mengenai bahasa asli dari Kalimantan Selatan tersebut, yakni bahasa Banjar.

Pemakaian bahasa Banjar dalam percakapan dan pergaulan sehari-hari di Kalimantan Selatan dan sekitarnya lebih dominan dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Tidak perlu harus mahir untuk berbahasa Banjar, setidaknya bila kita tahu beberapa kosa kata dalam bahasa Banjar yang biasa dipakai oleh masyarakat setempat untuk berkomunikasi itu akan sedikit bisa membantu kita.

Bahasa Banjar menggunakan huruf ‘a’ sebagai pengganti huruf ‘e’ (pepet) seperti kata kelihatan (kalihatan), handak (hendak) dan sebagainya. Jika di ujung kata, bunyi a dan u menjadi a’ dan u’ yaitu ada sedikit penekanan bunyi huruf ‘k’ yang lembut.

Bahasa Banjar juga menggunakan awalan ‘ber’, ‘ter’, ‘me’, men, meng’ yang ditukar menjadi ‘ba’, ‘ta’, ‘ma’, seperti kata bersedih menjadi ‘basadih’, memberi menjadi ‘mambari’. Sementara itu kata dengan akhiran ‘kan’ kadangkala disebut ‘akan’ contohnya seperti mendengarkan menjadi ‘mandangarakan’.

Berikut ini ada beberapa kata dalam bahasa Banjar yang mungkin bisa anda gunakan untuk berkomunikasi dengan masyarakat setempat ketika akan memutuskan untuk berlibur ke Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin.

  • Selamat pagi : baisukan
  • Selamat siang : tangah hari
  • Selamat sore : kamarian
  • Terimakasih : terimakasih
  • Okelah : ayujak
  • Tidak : kada
  • Iya : iya atau ihh
  • Bapak : paman
  • Ibu : acil
  • Beli : tukar
  • Kue : wadai
  • Ayam : hayam
  • Udang : hudang
  • Ikan/lauk : iwak
  • Orang : urang

Baca Juga:

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz