Berpergian Dengan Kereta Api, Pahami Dulu Kelas dan Sub Kelas Pada Kereta Api Penumpang

kereta api
Kereta api masih menjadi moda transportasi yang paling diminati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia

NEWSWANTARA – Kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang paling populer di masyarakat Indonesia. Selain memiliki harga lebih murah ketimbang transportasi lainnya, perjalanan dengan kereta api juga relatif lebih nyaman dan aman. Akan tetapi, sebelum merencanakan perjalanan menggunakan kereta api, apakah anda sudah memahami perbedaan kelas dan sub kelas yang terdapat pada kereta api penumpang Indonesia?

Agar anda lebih memahami jenis kelas maupun sub kelas kereta api, serta fasilitas apa saja yang terdapat dalam masing-masing kelas, mari kita simak beberapa penjelasan berikut.

JENIS-JENIS KELAS KERETA API

Berdasarkan jenis kelasnya, kereta api bisa dibagi menjadi tiga, yakni Kereta Api Eksekutif, Kereta Api Bisnis, dan Kereta Api Ekonomi. Secara umum, ketiga jenis kereta api itu dilengkapi dengan pendingin ruangan atau AC, jadi kenyamanannya cukup terjamin. Selain itu, di seluruh jenis kereta api juga ada larangan merokok di dalam gerbong dan larangan masuknya pedagang asongan ke dalam gerbong.

Rangkaian gerbong pada kereta api kelas eksekutif

PERBEDAAN KETIGA KELAS KERETA API INI BISA DILIHAT DARI:

  1. Harga tiket : Umumnya, harga tiket kereta eksekutif jauh lebih mahal dibandingkan kereta bisnis maupun kereta ekonomi.
  2. Fasilitas gerbong penumpang : Kereta eksekutif biasanya menyediakan selimut dan bantal gratis. Selain itu, kualitas AC kelas eksekutif pun lebih baik ketimbang kelas bisnis dan ekonomi.
  3. Kualitas tempat duduk : Susunan tempat duduk pada rangkaian kereta eksekutif dan bisnis umumnya adalah 2-2. Sementara, kereta ekonomi menampilkan susunan tempat duduk 2-3 dan 3-3. Kursi di kelas eksekutif juga empuk dan bisa diatur masing-masing.
  4. Waktu tempuh : Kereta api eksekutif memiliki waktu tempuh lebih cepat karena tidak semua stasiun disinggahi.
  5. Stasiun yang disinggahi : Di beberapa kota, stasiun untuk kereta api eksekutif dibedakan dengan kereta ekonomi. Misalnya, di Yogyakarta kereta eksekutif dilayani di Stasiun Tugu, sedangkan kereta ekonomi di Stasiun Lempuyangan.

PEMBAGIAN SUB KELAS KERETA API

Selain memahami perbedaan jenis kelas, calon penumpang juga harus mengetahui sub kelas pada kereta api. Secara singkat, sub kelas adalah zona tempat duduk dalam kereta api yang mulai diterapkan sejak April 2013. Sub kelas ini bisa ditemukan pada kelas eksekutif, bisnis maupun ekonomi AC.

Sebenarnya tidak ada perbedaan fasilitas yang berarti antara sub kelas satu dengan yang lainnya. Meski demikian, sub kelas ternyata ikut menentukan harga tiket kereta api.

Berdasarkan sistem tarif baru yang berlaku pada 2013, inilah sub-sub kelas yang ada di setiap kelas kereta api:

  • Eksekutif: A, H, I, J, X (sub kelas A memiliki tarif tertinggi, sedangkan X umumnya adalah tarif promo)
  • Bisnis: B, K, N, O, Y (sub kelas B memiliki tarif tertinggi, sedangkan Y adalah tarif promo)
  • Ekonomi Komersial: C, P, Q, S, Z (sub kelas C memiliki tarif tertinggi, S adalah tarif terendah, sedangkan Z memiliki tarif promo)
Gerbong kereta api kelas ekonomi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tidak ada perbedaan fasilitas berarti pada masing-masing sub kelas. Hanya saja, sub kelas dengan harga termahal biasanya memiliki posisi menguntungkan, yaitu di gerbong tengah dari rangkaian kereta api. Alhasil, penumpang yang duduk di sub kelas termahal dapat naik dan turun kereta lebih mudah, karena bisa langsung menuju pintu keluar stasiun.

Bukan itu saja, sub kelas termahal biasanya lebih dekat dengan gerbong restorasi/gerbong makan. Jadi, penumpang akan lebih mudah untuk memesan makanan maupun minuman. Selain itu, posisi gerbong di tengah memiliki goncangan yang lebih halus karena kursi tidak berada di atas rangkaian roda kereta (bogie). Alhasil, perjalanan Anda pun akan terasa lebih nyaman.

Penerapan sub kelas ini tidak sama di setiap kereta api. Bisa jadi, pada satu gerbong hanya terdapat 1 sub kelas, sementara gerbong lainnya memiliki lebih dari 1 sub kelas, bahkan hingga 4 sub kelas sekaligus.

Susunan duduk di setiap gerbong pun diatur berdasarkan sub kelasnya. Sub kelas termahal (A, B, C) berada di tengah gerbong atau jauh dari pintu. Sedangkan sub kelas termurah (J, O, S) biasanya berada di dekat pintu. Sedangkan sub kelas lainnya berada di antara sub kelas termahal dan termurah.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz