Agro-Nanoteknologi Untuk Pertanian Indonesia

Agro-Nanoteknologi

NEWSWANTARA – Perkembangan nanoteknologi di Indonesia perlu disikapi dalam merespon potensi Indonesia di masa yang akan datang. Indonesia harus memanfaatkan nanoteknologi sebagai salah satu teknologi masa depan, khususnya dalam bidang pertanian dimana posisi Indonesia yang merupakan negara agraris.

Peningkatan hasil pertanian memerlukan dukungan teknologi yang mampu memberikan jawaban bagi permasalahan global, satu diantaranya yaitu keterbatasan bibit-bibit unggul serta menurunnya ketersediaan air dan unsur hara serta serangan hama penyakit.

Permasalahan di lapangan tersebut memerlukan dukungan teknologi guna mendukung produktivitas hasil pertanian. Nanoteknologi menawarkan solusi pilihan bagi permasalahan yang di hadapi pada sektor pertanian.

Baca Juga: Bersinergi Membangun Nanoteknologi Nasional

Nanoteknologi mampu merekayasa teknologi yang efisien, dengan dimensi yang sanagt kecil dapat meningkatkan aktifitas dan sifat fungsional. Dengan limbah yang dihasilkan minimal, nanoteknologi termasuk sebuah teknologi yang ramah lingkungan.

Dengan adanya pengembangan agro-nanoteknologi, memungkinkan dilakukannya pekerjaan-pekerjaan yang bersifat cepat, tepat, akurat, tahan lama, mekanisme terkendali, dan sejumlah pekerjaan lainnya memilki efisien yang tinggi dalam prosesnya.

Diaplikasikannya agro-nanoteknologi, nantinya juga akan mewujudkannya konsep sustainable-green economy. Indonesia sebagai negara dengan kekayaan alam berlimpah memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan nanoteknologi berbasis pangan dan pertanian.

Pengembangan agro-nanoteknologi di Indonesia menjadi sangat strategis untuk merespon kebutuhan produk nano pangan dan pertanian di pasar dunia. Sudah saatnya Indonesia tidak lagi hanya menjadi target pasar, tetapi juga berperan sebagai produsen dalam pasar produk nanoteknologi berbasis pangan dan pertanian.

Perkembangan nanoteknologi sebagai teknologi masa depan di dunia saat ini sudah berkembang sangat pesat. Berkaitan dengan hal tersebut, Indonesia sebagai salah satu negara agraris terbesar di dunia perlu memanfaatkan nanoteknologi untuk meningkatkan daya saing (competitiveness)  di tingkat dunia.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz