Indonesia Sabet Best National Costume di Miss Grand International 2017

Best National Costume Miss Grand International 2017
Dea Goesti Rizkita memeragakan Kostum Nasional rancangan Morpachio Body Art dan desainer Maya Ratih Couture yang bertema "Ibu Pertiwi" [ANTARA/Bernadeta Victoria]

NEWSWANTARA – Sebuah Prestasi kembali ditorehkan Indonesia pada kontes kecantikan internasional. Dea Goesti Rizkita, perwakilan Indonesia di ajang Miss Grand International 2017 keluar menjadi juara di kompetisi Best National Costume. Pengumuman pemenang disiarkan di malam grand final Miss Grand International di Phu Quoc,Vietnam, Jumat (25/11/2017) malam.

Kemenangan tersebut membuat Indonesia mempertahankan gelar serupa yang diraih tahun sebelumnya. Dalam ajang bergengsi tersebut Dea Goesti Rizkita harus bersaing dengan 77 kontestan dari negara lainnya.

Kostum ‘Ibu Pertiwi’ rancangan Maya Ratih Couture dan Morphacio Body Art itu sebelumnya juga sempat menempati urutan teratas dalam pemungutan suara publik yang digelar dua kali pada 13-15 Oktober 2017, dan 16-20 Oktober 2017 yang lalu.

Raihan Best National Costume menjadi penghargaan pertama yang diumumkan dan dibawa Indonesia. Dea masih terus melangkah ke tahap berikutnya, dan masuk dalam Top 10, dan masih berlangsung.

Kostum yang didominasi warna biru tersebut hadir dengan desain rumit dan penuh makna. Busana seberat 27 kg itu memperkenalkan Indonesia sebagai negara maritim dengan pemilihan warna biru tua.

Adapun lima kristal biru yang dihadirkan pada ornamen lingkaran mewakili Pancasila. Tiga kristal biru di bagian kepala melambangkan kesempurnaan tubuh, jiwa, dan semangat. Sementara lima kristal kuning menggambarkan generasi muda sebagai penerus bangsa.

Kostum ini pun terlihat menawan dengan aksen sayapnya. Sayap itu dihadirkan sebagai simbol kelembutan dan kekuatan, juga doa dan lagu dari para leluhur. Kemudian ornamen tulang punggung mewakili Indonesia sebagai tulang punggung dunia.

Baca Juga : Kementerian Pariwisata Menetapkan Jember Sebagai Kota Karnaval

Bahkan bagian ikat pinggangnya punya arti sendiri yakni menyimbolkan kesuburan dan persaudaraan. Adapun pemakaian lima tekstil dari Nusantara yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia. Sementara miniatur candi ditambahkan untuk mewakili kepercayaan orang Indonesia yang melihat tubuh sebagai candi dan simbol pencarian pencerahan diri.

Masuk Top 10 

Perjuangan Dea Goesti Rizkita sebagai wakil Indonesia masih diuji saat masuk dalam urutan Top 10, bersaing dengan sejumlah kontestan lainnya dari Republik Ceko, Peru, Filipina, Puerto Rico, Sudan Selatan, Thailand, Ukraina, Venezuela, dan Vietnam.

Kontes Miss Grand International tahun ini mendapat banyak perhatian dari publik, dan ramai jadi bahan perbincangan di media sosial. Hal ini tampak dari reaksi publik yang turut memberi suara saat kompetisi Best National Costume yang digelar hingga dua kali.

Pada tahapan pertama, Indonesia menempati urutan teratas dengan raihan 7 juta suara, diikuti Vietnam. Pada tahap kedua voting, Indonesia kembali berada di urutan teratas dengan raihan 15 juta suara, dan masih dikejar oleh perolehan suara Vietnam.

Selama ajang kompetisi, Indonesia bersaing ketat dengan kontestan dari Vietnam, yang kali ini jadi tuan rumah. Sementara, Dea menentukan apakah akan mempertahankan mahkota Miss Grand International, yang pada 2016 jatuh pada Ariska Putri Pertiwi.

Selamat untuk Indonesia! Selamat untuk Dea Goesti Rizkita!

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz