Waspada Memasuki Laut Indonesia, Ada Global Fishing Watch !

indonesia globalfishingwatch
[Globalfishingwatch]

NEWSWANTARA – Maraknya kasus pencurian ikan membuat kementerian kelautan dan perikanan (KKP) dibawah kepemimpinan Susi Pudji Astuti membuat sebuah terobosan baru untuk bisa memantau wilayah laut Indonesia.

Global Fishing Watch, aplikasi yang ada berkat kerja sama antara Google Earth Outreach, Sky Truth dan Oceana. Keseriusan KKP Indonesia terhadap ilegal fishing menjadi negara pertama yang menerapkan aplikasi Global Fishing Watch.

KKP Indonesia menjadi negara pertama di dunia telah berkomitmen untuk sharing data Vesel Monitoring System (VMS) ke publik dalam platform Global Fishing Watch. GFW merupakan basis sistem teknolgi pengawasan yang memanfaatkan data satelit untuk mengawasi aktivitas penangkapan ikan komersial yang terjadi di seluruh dunia.

Baca Juga : Menjaga Perairan Indonesia Dengan Monalisa System

Pada prinsipnya Global Fishing Watch menyediakan perangkat visualisasi aktivitas pergerakan global berbasis sistem identifikasi otomatis (AIS). AIS sendiri, merupakan alat yang terpasang di badan kapal dan memancarkan data GPS yang menunjukkan lokasi kapal yang bersangkutan.

Sistem ini juga mengambil data dari sistem pemantauan yang lebih umum yakni Vesel Monitoring System (VMS). Visualisasi pergerakan kapal di seluruh dunia, termasuk kapal penangkap ikan di perairan Indonesia bisa dimonitor dengan jelas.

Data Scientist Skytruth mengatakan, data pergerakan kapal dari mulai identitas kapal, kecepatan kapal hingga arah pergerakan kapal yang diperoleh dari satelit, akan dianalisa GFW untuk mengenali perilaku kapal.

kerugian negara dari ilegal fishing yang mencapai 240 triliun membuat KKP Indonesia bergerak cepat dan berkomitmen untuk memberantas ilegal fishing dengan mengadopsi teknologi yang inovatif ini.

Baca Juga : Mengukur Potensi Ikan Tuna di Indonesia

Adanya aplikasi ini dapat menjadi jendela bagi masyarakat luas untuk dapat terlibat langsung memantau kapal-kapal pencari ikan yang telah merugikan negara sudah cukup lama.

Penerapan aplikasi telah menunjukan hasilnya yang membuat stok ikan nasional meningkat. Penangkapan dan penenggelaman kapal asing yang gencar dilakukan KKP Indonesia mendapat perhatian dunia internasional yang serius mengkampanyekan ilegal fishing.

Berdasarkan data Organisasi Pangan Dunia atau Food and Agriculture Organization (FAO), pada 2014 Indonesia berada di peringkat kedua produsen ikan laut terbesar di dunia. Inilah yang membuat pelaku ilegal fishing dijadikan sebagai target. Jumlah tangkapan ikannya saat itu tercatat mencapai 6 juta ton atau setara dengan 6,8 persen total produksi dunia untuk ikan laut.

Pemerintah terus berupaya memberantas pencurian ikan di laut Indonesia. Bahkan menunjukkan tindakan tegas yang salah satunya dilakukan dengan menangkapan dan menenggelamkan kapal-kapal asing di perairan Indonesia.

Hingga saat ini, sebanyak 236 kapal asing pencuri ikan telah ditenggelamkan di perairan Indonesia yang walaupun mendapat protes. Sikap tegas harus di pertahankan dan terus dilakukan pemerintah agar apa yang dimiliki oleh laut Indonesia dapat terjaga.