Menegaskan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Sebagai Infrastruktur Masa Kini

Sumber: arenalte.com

NEWSWANTARA – Pembangunan infrastruktur menjadi sebuah kebutuhan yang mendasar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pemerataan pembangunan mampu menstimulasi dalam mendongkrak petumbuhan yang ada di daerah-daerah.

Infrastruktur yang memadai akan berdampak pada laju pertumbuhan serta mendukung percepatan mass balance (perputaran uang). Percepatan pembangunan infrastruktur yang dicanangkan oleh pemerintah bertujuan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam persaingan secara global.

Diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) membutuhkan transformasi dalam menyikapi persaingan yang semakin kompetitif. Pembangunan infrasruktur menjadi suatu hal yang sangat penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera.

Di era digital sekarang ini dibutuhkan akses yang lebih luas untuk memfasilitasi mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Kebutuhan masyarakat kian beragam seiring perkembangan jaman yang menuntut untuk direspon.

Masyarakat sudah sangat tergantung dengan kebutuhan akan informasi. Informasi telah menjadi bagian dari kebutuhan primer dalam menjalankan aktifitas keseharian masyarakat. Kebutuhan akan informasi kini semakin penting, keadaan ini menuntut untuk direspon dengan berbagai inovasi.

Banyaknya bermunculan portal berita online menjadi pertanda akan pentingnya sebuah media informasi. Tidak hanya itu, masyarakat yang menginginkan kemudahan memilih untuk terus bisa dikatakan update dari peradaban ‘kekinian’.

Pertukaran informasi antar pengguna internet yang ada di Indonesia akan membantu dalam melakukan perluasan jaringan dari berbagai kebutuhan. Dengan kemudahan informasi, masyarakat dapat dengan segera mengambil tindakan dalam merespon informasi yang diterima. Hingga natinya mampu menjadikan sebagai sesuatu yang bernilai profit.

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia setiap tahun terus meningkat secara signifikan. Dari 72, juta di tahun 2013 hingga 102,8 juta untuk tahun 2016. Menjadi negara terbesar ke enam setelah setalah Rusia. Angka yang dapat dijadikan potensi pada industri baru sebagai penggerak ekonomi negara.

Bermaksud menyikapi perubahan yang kian cepat, pemerintah pun berusaha merespon kebutuhan dari masyarakat. Pemerintah mencanangkan proyek Palapa Ring, yaitu menghubungkan semua ibukota negara, ibukota provinsi, kabupaten, dan kotamadya di seluruh Indonesia menggunakan broadband fiber optic yang diharapkan akan selesai pada tahun 2018.

Palapa Ring menjadi proyek infrastruktur telekomunikasi berupa pembangunan serat optik sepanjang 36.000 km. Serat optik yang akan menjangkau  sebanyak 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Mulai dari wilayah Sumatera, Jawa, kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Dengan pemerataan pembangunan infrastruktur non fisik di Indonesia, jangkauan akses masyarakat dapat meningkat. Meningkatnya kemampuan akses masyarakat diharapkan dapat membantu Indonesia dalam menyikapi persaingan secara global.

Peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengakses sebuah teknologi informasi akan berdampak pada hadirnya sebuah industri baru yang nantinya dapat berkontribusi secara penuh terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz