Melimpahnya Hasil Perairan Laut Arafuru

Perairan Laut Arafuru
Potensi ikan di Laut Arafuru [Pict: istimewa]

NEWSWANTARA – Indonesia dikenal sebagai negara maritim terbesar dengan sejuta potensi yang tersimpan di dalamnya. Kekayaan laut Indonesia yang memiliki luas mencapai 2/3 dari luas keseluruhan wilayah Indonesia belum sepenuhnya teroptimalkan. Kawasan laut yang memiliki sumber daya yang cukup potensial salah satunya adalah perairan laut Arafuru.

Laut Arafuru atau Laut Arafura yang berlokasi di antara Provinsi Maluku dan Papua Barat memiliki potensi perairan yang potensial. Besarnya potensi ikan yang terkandung menjadi incaran investor asing, hingga tak heran jika sering terjadi praktek ilegal fishing ditemukan diperairan ini. Umumnya lokasi ilegal fishing banyak ditemukan di kawasan Indonesia timur.

Baca juga :

Titik-titik yang kaya ikan seperti Laut Natuna, Arafuru Selatan, Bitung Utara, Kepala Burung (Papua Barat), dan laut Hindia menjadi daerah sasaran. Aktivitas laut Arafuru dari ilegal fishing dapat menyebabkan kerugian mencapai Rp.11,8 triliun.

Melimpahnya hasil perairan Laut Arafuru di sebabakan dari kondisi perairan dangkal dengan kedalaman yang tidak kurang dari 100 meter.

Besar potensi yang terkandung dari Laut Arafuru ini disebabkan oleh ketersediaan rantai makanan yang melimpah secara alami. Terdapat dua bentuk basis rantai makanan di perairan ini yaitu berbasis plankton dan detritus.

Basis plankton ini artinya arah tingkatan trofik yang merupakan plankton-ikan kecil yakni untuk makanan ikan de mersal/pelagis berlimpah yang berdampak pada kesuburan perairan. Sedangkan basis detritus arahnya akan mempengaruhi organisme pemakan detirtus-sedenter/udang-ikan demersal sehingga menjadi ekosistem udang terbaik di dunia.

Kedua rantai makanan ini sangat berkaitan dengan distribusi plankton yang menentukan kesuburan dan ketersediaan ekosistem didalamnya. Kawasan perairan Laut Arafuru mampu memberikan kontribusi sekitar 30% dari total ekspor Indonesia setiap tahunnya.

Selain memiliki nilai ekonomis, sumber daya kelautan juga mempunyai nilai ekologis, di samping itu, kondisi geografis Indonesia terletak pada geopolitis yang strategis, yakni antara lautan Pasifik dan lautan Hindia yang merupakan kawasan paling dinamis dalam arus percaturan politik, pertahanan, dan keamanan dunia.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz