Abdullah Azwar Anas, Pemimpin Dengan Segudang Prestasi

Abdullah Azwar Anas
Abdullah Azwar Anas [Istimewa]

NEWSWANTARA – Dibawah kepemimpinan Abdullah Azwar Anas Banyuwangi yang semula menjadi tempat persinggahan jika Anda dari Jawa ingin ke Bali kini bertransformasi menjadi daerah tujuan wisata. Di sejumlah destinasi, Banyuwangi mengalami lonjakan wisatawan mencapai 300% – 500%.

Perubahan yang terjadi di Banyuwangi bahkan pernah mendapat pengakuan dunia atas prestasi yang dicapai. Terakhir dari The Nations World Tourism Organization (NWTO). Pariwisata Banyuwangi mulai menggeliat dan telah diakui bukan hanya pada tingkat nasional bahkan internasional.

Pada tahun 2016, Banyuwangi juga berhasil mendapatkan penghargaan Goverment Award yang merupakan event tahunan yang diselenggaakan oleh salah satu majalah ternama.

Baca Juga : Banyuwangi Menjawab Dengan Segudang Prestasi

Berbagai prestasi yang ditorehkan Banyuwangi tidak lepas dari peran seorang penyandang gelar master FISIP UI yang sekaligus sebagai sosok budayawan, akademisi ‘Abdullah Azwar Anas’. Dengan pola kepemimpinan gotong-royong yang diusungnya, pemimpin dengan ide inovatif ini mampu membawa Banyuwangi ke arah yang lebih baik.

Secara ekonomi, program ekonomi kerakyatan yang digagas laki-laki kelahiran Banyuwangi, 6 Agustus 1973 ini berhasil meningkatkan pendapatan perkapita warga Banyuwangi dari Rp 20,8 juta per orang per tahun menjadi Rp 41,46 juta per orang per tahun pada 2016 yang artinya ada kenaikan sebesar 99%. Angka kemiskinan pun menurun cukup pesat dari level 20% menjadi 8,79% pada 2016.

Inflasi Banyuwangi terhitung cukup terendah, ini artinya meski ekonomi dan pendapatan
tumbuh, warga tetap terlindungi daya belinya. Tahun 2017, berdasarkan data Bada Pusat Statistik (BPS) inflasi Banyuwangi masih terendah se-Jawa Timur.

Abdullah Azwar AnasProgram kerakyatan lainnya selama ini telah membantu masyarakat Banyuwangi, khususnya kelompok ekonomi lemah, di antaranya beasiswa Banyuwangi Cerdas yang membiayai 700 anak muda berkuliah di berbagai kampus di Indonesia. Program jemput bola warga miskin sakit juga telah melayani ratusan warga di rumahnya.

Dibawah kepemimpinan Abdullah Azwar Anas, pengelolaan birokrasi Banyuwangi menjadi kabupaten pertama dan satu-satunya di Indonesia yang meraih nilai A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian PAN-RB. Pada aspek pengembangan SDM, Banyuwangi dulu tak punya kampus negeri, sekarang ada tiga kampus negeri.

Kepemimpinan Azwar Anas juga turut berhasil membawa Banyuwangi meraih penghargaan Harmony Award 2017 dari Kementerian Agama dalam menjaga toleransi di Banyuwangi. Umat lintas agama disapa tanpa terkecuali. Sederet prestasi yang dicapai Banyuwangi dibawah kepemimpinan Anas diharapkan dapat memberi inspirasi bagi kepala daerah lainnya untuk terus berprestasi.

Berbagai macam prestasi yang pernah ditorehkan Abdullah Azwar Anas bersama Banyuwangi tentunya menjadi salah satu modal penting untuk memimpin Jawa Timur ke depan ke arah yang lebih sejahtera.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz