Menelusuri Jejak Asal-Usul Martabak Manis di Indonesia

asal-usul martabak manis
Sekarang, kue terang bulan atau martabak manis ini pun punya beraneka variasi isian yang unik-unik [Liputan6/Herman Zakharia]

NEWSWANTARA – Perang klaim martabak yang terjadi antar Indonesia dan Malaysia beberapa waktu yang lalu sempat membuat sebagian orang menjadi bertanya-tanya, sebenarnya bagaimana asal-usul martabak manis? dan Siapa yang pertama kali mempopulerkan kuliner yang satu ini?

Warga Indonesia mengungkapkan bahwa martabak adalah makanan asli khas Indonesia. Sebaliknya, warga Malaysia mengungkapkan bahwa itu bukanlah makanan Indonesia, melainkan makanan khas Malaysia yang bernama apam balik.

Di Indonesia, martabak memiliki dua varian yaitu martabak manis dan telur. Martabak telur dikenal juga sebagai martabak Lebaksiu atau martabak Tegal, sedangkan martabak manis dikenal juga sebagai martabak terang bulan atau martabak Bangka. Dalam perkembangannya, martabak manis juga dikenal sebagai martabak Bandung.

Seiring berjalannya waktu, penyebaran kue ini juga sampai ke pulau Jawa. Di Semarang, martabak manis ini disebut sebagai kue atau martabak Bandung. Martabak manis ini awalnya bernama Hok Lo Pan yang berarti kue orang (suku) Hok Lo. Seperti nama aslinya, asal-usul martabak manis diciptakan oleh orang-orang Hakka di Bangka.

Baca Juga : Kopi Asiang, Secangkir Kenikmatan dari Pontianak 

Berdasarkan data yang telah dikutip dari berbagai sumber, martabak manis yang dibuat dengan bahan dasar tepung terigu, telur, dan ragi ini hanya diberi topping wijen sangrai dan gula pasir.

Ada berbagai macam versi soal penyebaran dan kepopuleran dari martabak manis ini. Namun yang pasti, rasanya yang nikmat, lembut dan garing di kulitnya membuat martabak ini menyebar ke luar Bangka.

Tak cuma penyebaran kuenya, nama Hok Lo Pan juga akhirnya berubah seiring waktu. Setiap daerah punya namanya masing-masing, termasuk kue terang bulan. Martabak manis ini disebut sebagai kue terang bulan karena bentuknya yang bulat besar dan berwarna kuning di bagian tengah seperti bulan purnama.

Di Semarang, kue ini dibuat oleh keluarga Bangka yang menetap di Semarang, yaitu Keluarga Cen. Mereka berdagang di sebelah kedai Mi Bandung yang sangat laris. Hal ini membuat mereka menamai kuenya sebagai kue atau martabak Bandung. Di Pontianak, kue ini disebut sebagai apam pinang.

Tak cuma menyebar dan populer di Indonesia saja, kue ini juga populer di negara tetangga, Malaysia. Di Malaysia, martabak ini disebut sebagai apam balik atau terang bulan.

Sekarang, kue terang bulan atau martabak manis ini pun punya beraneka variasi isian yang unik-unik. Perkembangan terang bulan pun jadi lebih beraneka ragam. Anak-anak muda saat ini juga tidak mau ketinggalan untuk berinovasi. Mereka menjadikan topping-topping premium sebagai bahan isian terang bulan.

Nah itu dia sejarah singkat mengenai asal-usul martabak manis atau terang bulan di Indonesia. Dari sekian banyak variasi rasa terang bulan yang ada, yang mana yang jadi favorit Anda?

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz