Menjangkau Rute Terluar Dengan Kapal Perintis Anak Bangsa

salah satu kapal perintis sabuk nusantara sedang berlayar [Istimewa]

NEWSWANTARA – Sabuk Nusantara merupakan 100 persen asli karya anak bangsa yang diselesaikan oleh PT Bahtera Bahari Shipyard (BBS), Batam, Kepri. Terdapat dua kapal perintis yang berhasil diselesaikan yaitu KM Sabuk Nusantara 112 dan KM Sabuk Nusantara 115 yang menjadi pesananan Pemerintah untuk mensukseskan program Tol Laut.

Kapal ini akan dioperasikan untuk mensukseskan program pemerintah untuk menjangkau Indonesia bagian timur. Kapal perintis ini dapat menampung lebih dari 200 penumpang yang rencana akan dioperasikan pada awal 2018. Sebanyak 100 unit pesanan dan sudah selesai pembangunannya sebanyak 70 unit.

KM Sabuk Nusantara  merupakan tol laut andalan yang mendukung dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah Kepulauan. Ini merupakan proyek pertama PT BBS untuk pembangunan kapal perintis tipe 750 dwt. Dan ke depan pihaknya akan meningkatkan lagi produktivitas

Kapal perintis ini ditujukan dalam rangka menciptakan konektivitias antara satu daerah dengan daerah lainnya. Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) dibutuhkan ditengah perubahan yang begitu cepat.

Pemerintah daerah akan mengatur kapal-kapal perintis yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sedangkan pemerintah pusat hanya melakukan pengaturan agar kapal perintis yang satu bisa terhubung dengan kapal yang lainnya.

Pemerintah mengatur dan menentukan rute-rute yang ada, hal itu semata-mata sebagai ancang-ancang untuk proyek berikutnya. Koordinasi pemerintah daerah terpencil mulai dari gubernur, bupati hingga perangkat daerah tentunya sangat dibutuhkan untuk bisa mendukung terselenggaranya tol laut dengan maksimal.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz