Mahasiswa UNAIR Ciptakan Pembangkit Listrik Free Energy, Portable dan Zero Emission

PIONEER
[Dok PKMKC UNAIR]

NEWSWANTARA – Modernisasi telah mendorong lahirnya peningkatan konsumsi energi oleh penduduk di bumi ini. Kemudian gaya hidup modern dan persaingan industri berskala global juga merupakan bagian penting dari akumulasi terhadap penggunaan energi.

Karena itu peningkatan konsumsi energi juga telah memunculkan kekhawatiran terhadap ketersediaan energi, sementara di sisi lain cadangan energi di perut bumi dapat dipastikan telah mengalami penyusutan. BP Statistical Review of World Energy (2013) menyatakan, konsumsi energi pokok dunia tumbuh hingga 1,8% pada tahun 2012.

saat ini Indonesia tengah menghadapi masalah serius, yaitu ketahanan energi. Berdasarkan data dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (2014) bahwa konsumsi energi di Indonesia pada periode tahun 2000-2012 meningkat rata-rata sebesar 2,9% per tahun.

Atas dasar itulah ketua tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) Universitas Airlangga Siti Nurmala bersama empat kawannya berhasil menciptakan “PIONEER (Spin Magnet Generator) Sebagai Pembangkit Listrik  Free Energy, Portable dan Zero Emission”. Empat orang anggota tim PKM-KC ini adalah Tita Aulia Nur Utami, Mayasari Hariyanto, Muhammad Zulfa Abdillah dan Moch Andi Putra Jaya.

Proposal kreativitas dan inovasi PKM-KC ini telah berhasil lolos penilaian Dikti, sehingga memperoleh dana hibah pengembangan dalam program PKM Kemenristekdikti tahun 2016-2017.

Siti Nurmala juga menambahkan, bahwa konsumsi energi listrik di Indonesia semakin meningkat dan cadangan bahan sumber pembangkit listrik semakin berkurang. Penghematan energi listrik perlu dilakukan agar cadangan energi listrik di Indonesia tidak cepat habis. Untuk itulah Siti Dkk membuat inovasi dengan PIONEER, sebuah alat pembangkit listrik yang free energy, portable dan zero emission.

Prinsip kerja dari PIONEER ini cukup sederhana, yaitu memanfaatkan gaya dari arah flux magnetic yang berlawanan sebagai sumber energi listrik. Alat ini dapat menghasilkan energy listrik lebih besar dari energi masukan yang digunakan sehingga efisiensi penggunaan listrik lebih besar.

Teknologi ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya tidak memerlukan energi/biaya operasional dan perawatan yang cukup banyak, karena menggunakan sumber energi magnet yang berputar terus menerus, dapat dioperasikan pada kondisi cuaca apapun dan dimanapun karena bentuknya yang portable dan ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas berbahaya.

Dengan adanya teknologi ini kedepannya diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil sehingga ketahanan energi nasional di masa mendatang tetap terjamin.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz