Charger Tiup Karya Siswa SD Purwokerto

charger ponsel bertenaga tiup
Dua siswa SD di Purwokerto berhasil menciptakan charger ponsel bertenaga tiup [pict: Istimewa]

NEWSWANTARA – Terinspirasi dari kesulitan mendapatkan sumber listrik untuk mencharger HP saat berada di daerah terpencil, siswa kelas 6 SD berhasil membuat charger HP tenaga tiup. Ahmad Faqih Amin dan Heiko Rendra murid dari Sekolah Dasar Al Irsyad Al Islamiah 01 Purwokerto, Jawa Tengah ini berhasil menemukan solusinya.

Walaupun saat ini ada powerbank sebagai alternatif dalam pengisian daya ponsel, akan tetapi alat tersebut masih memiliki keterbatasan dalam penggunaannya. Kekurangan yang dimiliki powerbank adalah daya yang disimpan hanyalah sesuai dengan kapasitas yang dimiliki masing-masing powerbank. Jika pemilik powerbank lupa mengisi daya, maka powerbank tidak dapat digunakan.

Selain itu, saat berada dalam perjalanan jauh, sulit untuk menemukan sumber listrik untuk mengisi ulang daya powerbank. Hal inilah yang membuat mereka menciptakan charger yang bisa menjadi alternatif mengisi daya ponsel jika tidak ada sumber daya listrik.

Idenya muncul Charger Tiup ini (CT) ketika kedua siswa SD ini mempelajari perubahan energi angin menjadi energi listrik dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang disampaikan gurunya. Atas karya tersebut, keduanya masuk ke dalam sembilan pemenang dengan karya terunggul dalam kompetisi Kalbe Junior Scientis Award 2017.

Baca Juga

Charger angin ciptaan Faqih dan Heiko akan menghasilkan listrik ketika alat tiup digerakkan yang kemudian akan menghasilkan energi listrik. Udara yang dihasilkan alat tiup akan dialirkan bergerak ke turbin kecil.

Energi gerak dari turbin tersebut kemudian diubah menjadi listrik yang menghasilkan daya untuk mencharger ponsel. Alat tiup yang tersambung dengan sebuah pembangkit listrik sederhana disebut dengan mikrohidroelektrik.

Untuk menggunakannya, Anda tinggal memompa udara selama beberapa menit dan alat tersebut akan mengisi ulang baterai ponsel Anda secara otomatis. Alat ini bisa menjadi solusi praktis bagi seseorang yang ingin mengisi daya baterai di tengah tingginya pemakaian ponsel saat berada di daerah susah listrik.

Kebutuhan penting masyarakat sekarang yang susah lepas dengan ponsel dapat menjadi alternatif bagi pengguna ponsel dengan mobilitas tinggi. Selain itu, penemuan siswa SD ini dapat dijadikan sebagai solusi untuk memanfaatkan energi terbarukan. Penemuan yang menunggu untuk bisa dikembangkan lebih sempurna lagi hingga diandalkan sebagai pengganti powerbank.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz