Bus Air Inovasi Anak Bangsa

Bus air pada saat proses finishing [Istimewa]

NEWSWANTARA – Memiliki kapasitas 12 penumpang dengan satu nahkoda ditambah 1 ABK, Bis air merupakan salah satu kontribusi Telkomsel mendorong inovasi anak bangsa. Perahu atau bus air wisata yang akan meluncur di Sungai Kalimas, Surabaya memanfaatkan tenaga surya.

Tepat di peringatan Hari Jadi Ke-724 Kota Surabaya, warga Kota Pahlawan ini mendapatkan kado istimewa berupa perahu wisata. Menggunakan tenaga suya, energi solar cell digunakan untuk mem-backup kelistrikan yang dibutuhkan di perahu. Namun rencana itu urung karena untuk mem-backup total tenaga mesin harus memerlukan panel surya yang cukup banyak.

Tampak kursi penumpang yang nyaman dan siap untuk memanjakan para wisatawan [Istimewa]

Reyhan selaku general manager strategic account management Telkomsel menyatakan dalam kutipan media online bahwa setelah melakukan riset dan evaluasi, ternyata butuh panel surya yang banyak untuk penggerak mesin. Jika mesin penggerak perahu itu akhirnya diputuskan menggunakan mesin diesel, tenaga surya tetap ada tapi untuk penerangan dan power supply kebutuhan monitor tv ada 2 unit.

Bus air yang merupakan salah satu inovasi anak bangsa dibuat oleh Institut Teknologi 10 November Surabaya itu. Fasilitas lainnya seperti sensor suhu udara, sensor pH air untuk mengetahui tingkat keasaman air Kalimas hingga teknologi auto pilot.

Terdapat sensor kamera dan GPS, dan sensor suhu udara dan pH air bisa dilihat dari panel dashboard yang ada. Ada dua monitor di bus air itu. Semua itu energinya dipasok dari solar panel. Dan semua sistem itu touch screen di dashboard. Bus air yang juga dilengkapi fasilitas edukasi bisa dijadikan sebagai sarana pendidikan bagi penumpangnya.

Baca juga : siswi sman 1 padang ubah limbah cangkang langkitang menjadi pasta gigi

loading...