Penghubung Nusantara Dengan Internet Segera Terwujud

proses pemasangan kabel internet bawah laut [Ilustrasi]

NEWSWANTARA – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara melakukan peresmian  di atas kapal Limin Venture berjenis vessel setelah setahun lalu (11/7/2016) financial close Palapa Ring Barat selesai dilaksanakan. PT Palapa Ring Barat sebagai Badan Usaha Pelaksana memiliki waktu 18 bulan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan pembangunan dan siap beroperasi.

Proyek Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi melalui pembangunan serat optik sepanjang 36.000 km di seluruh Indonesia yang dibagi menjadi Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah, dan Palapa Ring Timur. Penggelaran kabel optik sisi laut terbagi menjadi 2 batch yang pada pelaksanaannya akan dikerjakan secara paralel.

Untuk pembangunan Proyek Palapa Ring Paket Barat sendiri terdapat beberapa tahapan dalam pelaksanaannya, mulai dari proses akuisisi lahan, pekerjaan civil, mechanical dan electrical Network Operation Center (NOC) dan Beach Man Hole (BMH), penggelaran kabel serat optik darat, penggelaran kabel serat optik laut, instalasi perangkat aktif, dan Network Management System. 

Baca juga : Menegaskan teknologi informasi dan komunikasi tik sebagai infrastruktur masa kini

Salah satu tahapan terpenting dari pekerjaan proyek Palapa Ring Paket Barat, penggelaran kabel serat optik laut batch 1 dengan total panjang kabel kurang lebih 1.242 km dimulai. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meresmikan penggeraran kabel optik bawah laut tersebut dari atas kapal Limin Venture.

Usai menggelar kabel optik di daratan, kini lautan menjadi lahan selanjutnya sebelum infrastruktur internet cepat itu dirasakan oleh masyarakat. President Director PT Palapa Ring Barat Syarif Lumintarjo menuturkan kendala utama penggelaran kabel optik di laut adalah soal cuaca.

Cuaca yang tidak bisa diprediksi menjadi tantangan tersendiri dalam proses pelaksanaan. Berbeda dengan negara lain yang kondisi wilayahnya teresterial, Indonesia memiliki tantangannya sebagai negara kepualuan. Lebih dari 17 ribu pulau ada di Indonesia yang menjadi perhatian bagi yang ingin menggelar kabel optik untuk keperluan internetan.

Serat optik yang akan menjangkau  sebanyak 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Mulai dari wilayah Sumatera, Jawa, kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Palapa Ring ini akan mengintegrasikan jaringan sudah ada dengan jaringan baru  yang akan menjadi tumpuan penyelenggara telekomunikasi di Indonesia.

Jaringan yang sudah ada (existing network) dengan jaringan baru (new network) pada wilayah timur Indonesia (Palapa Ring-Timur).  Palapa Ring-Timur akan dibangun sejauh 4.450 KM yang terdiri dari sub marine cable sejauh 3.850 km dan land cable sepanjang 600 KM dengan landing point sejumlah lima belas titik pada 21 kota/kabupaten.

Jaringan tersebut berkapasitas 100 GB (Upgradeable 160 GB) dengan mengusung konsep ring, dua pair (empat core). Strategi pembangunan proyek Palapa Ring ini adalah dengan membentuk suatu konsorsium dimana anggota konsorsium terdiri dari penyelenggara telekomunikasi di tanah air.


Sumber : Kominfo

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz