Meluaskan Konektivitas Melalui Tol Udara

Tol udara
Pesawat Kargo boeing 737 Boeing Freighter [Ilustrasi]

NEWSWANTARA – Bertujuan untuk memangkas disparitas, tol udara hadir untuk memberikan pemerataan bagi daerah-daerah di Indonesia. Tol udara ini nantinya akan meningkatkan konektivitas barang dan orang di kawasan terpencil yang masih sulit di akses dengan jalur darat dan air. Prinsipnya tol udara akan menjadi support konektivitas dan menekan mahalnya biaya logistik.

Setelah terwujudnya tol laut, pelaksanaan tol udara menjadi penting dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Pelaksaan tahap awal tol udara ini akan dilakukan di Papua. Geografis Papua yang membuat provinsi kepala burung ini masih banyak wilayahnya yang belum terhubung jalur darat.

Baca juga : Penghubung Nusantara Dengan Internet Segera Terwujud

Ada tiga kota di Papua yang diplot untuk menjadi titik start jembatan udara tersebut, yaitu Timika, Dekai, dan Wamena. jembatan udara ini akan mensubsidi biaya angkutan udara kargo yang penerbangannya masih bersifat perintis. Pesawat yang digunakan pun telah disesuaikan dengan kapasitas maksimum yang dapat dioperasikan di bandara tujuan.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia selaku pihak yang ditunjuk dalam mewujudkan proyek ini berencana akan menjalankan 12 rute angkutan udara perintis kargo. Pesawat yang digunakan adalah Boeing 737 Freighter.

‘Jembatan udara’ akan efektif untuk daerah yang terpencil, terluar, dan daerah perbatasan. kontur geografis yang bergunung-gunung menjadi kendala dalam menggerakkan perekonomian di daerah pedalaman jika menggunakan jalur darat. Untuk itu, adanya tol udara ini akan melengkapi tol laut yang telah diperkenalkan sebelumnya.

Baca Juga : Membuka Jalur Selatan Untuk Ruang Industri Penerbangan Indonesia

Sektor transportasi memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan daya saing infrastruktur transportasi Indonesia. Oleh karenanya Kemenhub siap untuk bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan transportasi di Indonesia. Kekuatan serta potensi yang dimiliki Indonesia adalah melalui konektivitas tol laut dan udara, untuk itu harus dioptimalkan.