Pucok Reubong, Tas Motif Aceh Produk Kerajinan Kualitas Ekspor

(Halonusantara)

NEWSWANTARA – Kualitas barang suatu produk akan menentukan hasil dalam menjaga eksistensi barang di pasaran. Barang yang memilki kualitas akan mudah diterima pasar. Dengan kualitas ditambah dengan tampilan yang unik dapat menarik perhatian pembeli untuk dapat menggunakan produk yang dipasarkan.

Tas berkualitas yang ditawarkan dari Aceh memilki motif yang unik dan tahan lama dari bahan dasar kulit. Selain itu, bordirnya yang khas menambah keunikan tersendiri dalam meningkatkan nilai jualnya. Tas motif Pucok Reubong, salah satu tas yang telah menembus pasar ekspor.

Tas motif Pucok Reubong Aceh kualitas ekspor berasal Desa Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Berbagai jenis kerajinan tas warga seperti mukena motif Aceh, dompet motif Aceh, sandal motif Aceh, tutup saji motif Aceh, tikar motif Aceh.

(Republika Online)

Produksi kain motif Aceh Pucok Reubong ini dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor Malaysia, Amerika bahkan Spayol. Harganya juga cukup bersaing, mulai dari yang terendah Rp120 ribu hingga harga kerajinan tertinggi Rp2,5 juta dengan perolehan omzet 90 juta perbulan. Angka yang cukup fantastis bagi sentra UKM Tas Motif Aceh.

Baca Juga: 

Di desa ini terdapat sekitar belasan UKM Pengrajin Tas Motif Aceh yang bertumbuh kembang secara alami sejak 15 tahun yang lalu. Pekembangan ini mampu menyerap tenaga kerja hingga 170 orang. Industri ini dikelola oleh beberapa rumah tangga (home industri) yang proses pembuatannya menarik untuk disaksikan.

Sebagai desa pengrajin tas motif aceh, desa ini juga mampu menarik wisatawan yang ingin melihat secara langsung tas motif Aceh. Menariknya juga, sekitar 80 persen masyarakatnya berpengsilan dari kerajinan. Hingga desa Gampong mendapat sebutan ‘desa rajin’ dari profesi masyarakatnya yang dijadikan sebagai percontohan.

Perkembangan home industri yang terjadi di Gampong Lambaro Skep salah satu bukti nyata keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan taraf ekonomi. Selain berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja, kualitas dari tas motif yang telah menembus pasar ekspor dapat menjadi inspirasi desa-desa lain di Indonesia.

Perekonomian dari hulu-hilir yang merupakan wujud dari tumbuhnya perekonomian suatu daerah akan membawa pada taraf kesejahteraan. Sudah semestinya pertumbuhan ekonomi harus dimulai dari desa hingga perkotaan yang akan berkembangan dari segala lini.

Berikan Komentar Anda

avatar
wpDiscuz